Kami berbaris, bergiliran memberi Batu Roh pada pria tempayan berpakaian khas nusantara itu. Matanya menelisik hamba-hamba yang tengah memberikannya Batu Roh. Mata hijaunya berhenti pada Zoya.
"Dia?"
"Benar Pak Cik. Lelaki ini yang aku ceritakan sebelumnya." Nadla menjelaskan.
Bola mata hijau berputar. Meski yang ditatap adalah Zoya, aku bisa merasakan hunjaman bola mata berwarna hijau itu ke arahku. Tajam sekali, bagai baja valyria dalam dunia ASOIAF.
Dagran berpaling. Berkata satu perintah pada kami. "Ikut."
Kami mengikutinya menaiki undakan. Perjalanan singkat tapi penuh keindahan. Maksudku, seantero pemandangan dekat rumah Dagran penuh arti. Indah lautan yang membetang, patung menjaga pijakan kami, lalu tugu dan pura berjejejal-jejal dekat jalan setapak. Bukan hanya Dagran rupanya yang tinggal di Sisi Lain, aku melihat beberapa orang asing di sini. Wajah-wajah nenek moyang kalau aku boleh berkata begitu.
Dagran menggiring kami ke sebuah kompleks rumah. Terdapat pagar pembatas, pura, balai-balai, dan beberapa gubuk juga lumbung yang aku sendiri tak paham fungsinya. Yang aku pahami dari semus itu adalah setiap komponen membangun kompleks rumah adat. Indah tapi rasanya asing untukku yang biasa tinggal di kota. Sally memberitahukan kalau kompleks ini sebetulnya satu rumah. Rumah adat yang biasa ditemukan di Bali.
"Ceritakan." Dagran berkata dingin.
Zoya melangkah maju. Kakinya gemetar. Tahan Zoya, aku tahu Dagran memiliki aura misterius. Kemudian Zoya menceritakan bagaimana dirinya dikutuk oleh genderuwo. Dia melanjutkan tentang cerita jiwanya yang hilang.
"Cara mudah, cara susah?" tanya Dagran pada kami.
"Ca–cara mudah."
"Lepaskan jiwamu yang separuhnya. Relakan dimakan genderuwo. Yang hilang akan kembali, yang nyata akan hilang. Mungkin bayarannya adalah kegilaan atau lumpuh," terang Dagran. Beliau duduk di atas rumah panggung. Bermediasi. Kemudian bangkit dan mondar mandir di depan kami.
"Apa ada cara lain?" tanya Zoya sopan. Sangat mengerikannya aura Dagran hing…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 11 - Dynamite (Bagian Dua)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments