Nadla membaringkan tubuhku di kursi taman.
"Kukira kau akan meninggalkanku, rupanya tidak," ungkapku yang mana lebih kepada headphone rusak ini dibanding Gadis Antagonis.
"Antagonis dan prontagonis selalu bersama ingat?" Nadla berkata bangga. "Aku pasti datang membantumu." Nadla sumringah. Pandangannya teralih pada pusat kota di belakang kami.
Mobil pemadam dan mobil polisi berhambur menuju lokasi, menuju sekolah. Percuma saja menurutku, mereka tidak bisa melihat Yoma yang muncul dari Sisi Lain.
"Udah kek film Avenger aja. Serangan dari dunia lain!"
"Jangan ber—" tenggorokanku tercekat, aku batuk berdarah.
"Berhenti bicara dulu! Diam oke? Biarkan Nadla yang jadi tokoh utama sekarang!"
Aku mengangguk mafhum. Dadaku kembang kempis, aku berusaha mengatur pernapasanku. Kupikir ini sudah usai. Tapi masih berlanjut.
BLAST!!!
Sekali lagi, dentuman terdengar membahana. Asap meluap kemana-mana. Menyelubungi jalanan menjadi hitam kelabu. Hatiku mencelos. Akan banyak korban jiwa jika seperti ini. Bagaimana anggota Klub Karuta yang lain?
Ketika terbayang senyum terakhir rekan-rekanku di Klub Karuta, Nadla menunjuk ke gedung yang beberapa blok di depan kami. Kebul asap menutupi lantai satu gedung tersebut.
"Mereka datang!"
Dari kebul asap itu, sesosok gadis jangkung keluar diikuti di belakangnya lelaki tampan dan lelaki jangkung yang membopong gadis berwajah sedingin salju Antartika. Itu Mira, Mahendra, Salam, dan Anje.
"Anje, Endra!" Nadla berseru bahagia.
"Kalian baik-baik aja, Raya, Nadla?" tanya Mira.
Aku bangki, mengangguk. "Agak berantakan. Kalian?" tanyaku balik.
"Aman. Kami berhasil selamat berkat Salam dan Mira. Kabur lewat pintu koperasi. Lalu lari lewat jalur rahasia." Anje menyingkap Salam, tangannya yang berdarah masih sanggup mendorong jauh Salam. "Menyingkir. Ayo pergi. Cari tempat berlindung yang aman."
Salam tersenyum masam. "Emangnya ada tempat yang aman?"
"Ada, rumahmu. Kita cari tempat aman yang jauh dari sini." Anje melemparkan kunci motor pada Mahendra. "Lo…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 39 - In The End (Bagian Dua)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Ayanagi Souma
berdenging
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
tak sebelum orang biasanya hapus Ripley
2024-08-06
0
Ayanagi Souma
authornya juga sama wkwkwk berantakan banyak typo
2024-08-06
0