Napasku terasa memburu. Waktu seolah-olah bergerak lamban. Satu detik berasa seperti satu jam. Sementara Slendermann melangkah, sudut mataku menangkap cahaya putih. Asalnya dari puncak bukit. Itu Zoya.
"Nunduk bro and sis!" Zoya bersuara yang mana seraknya ini ditelan oleh suara ledakan yang membahana. BLAST!!!
Slendermann mengaung, murka. Tidak menurunkan tempo, Zoya melepaskan tembakan senapan serbu pada makhluk putih tinggi berjas itu. Meletuskan tembakan kemudian melemparkan bom garam yang membakar makhluk jangkung putih tanpa wajah.
Aku merangkak bangkit, lari secepat yang kaki ini bisa tahan; Menyembul tangan-tangan hitam kelam dari tanah, pasukan tengkorak hidup. Aku melompat, menerjang kepala tengkorak, berguling menghindar, lalu berlari lagi. Tidak ada yang terlintas dalam pikiranku selain berlari, lari dan lari. Itulah satu-satunya cara kami bisa selamat.
Semua sependapat. Antara terpogoh-pogoh di sampingku; Salam rusuh berlari di sayap kiri; Anje dan Mahendra saling bantu menyepak dan menyingkirkan tengkorak hidup di depan kami, mereka yang paling depan berlari. Yang paling tertinggal adalah Nadla dan Ardhan. Mujur, Zoya mengenai batok kepala tengkorak hidup berpedang itu tepat waktu. Ardhan dan Nadla selamat dari sabetan pedang. Mereka kembali dalam pelarian, di samping Mira.
"Anjir! Anjir! Anjir!" Ardhan tertatih-tatih, menghindari tangan yang menyembul dari tanah.
"Ardhan." Mira meraih tangan Ardhan, membantunya bangkit.
Antara berpaling sejenak, berhenti untuk melemparkan bom rakit. BLAST!!! Bunga api membara di belakangku. Setelah dramatisnya ledakan indah itu, Antara berlari digusur Salam yang membantunya menghindari terjangan tengkorak hidup. Ardhan menyelesaikan tugas terakhir yang terlewat oleh bom rakit tadi, meremukkan tulang punggung tengkorak yang hendak menerjang Antara.
"Menghindar!" "Awas, jurang!" "Belok sini!" "Kakimu Nadla, awas!"
Napasku makin memburu. Desang peluru menerabas angin dan aungan makhluk-makhluk yang menyembul dari tanah…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 39 - In The End (Bagian Tiga)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Ayanagi Souma
menyandarkanku kali
2024-08-06
0