Aku benci lautan, aku membencinya karena semua hal mengenainya mengingatkanku akan rasa sakit.
Kapas-kapas terukir diterabas oleh kami. Sampai terkagum aku dibuat mereka. Rasa yang hanya bisa kalian dapatkan dari terjun bebas setinggi ribuan meter dari permukaan laut.
Antara dan Sally masih histeris tak karuan. Mahendra dan Anje tetap terbang anggun di belakang kami. Mereka berdua cocok sekali.
"Apa yang kita lakukan sekarang?" teriak Mahendra
"Awas pesawat!" Anje berseru balik.
Dari arah kiri kami, di sana jauh beberapa ratus meter, moncong pesawat menuju kemari. Aku membayangkan bagaimana dagingku tercincang oleh baling-baling pesawat. Mengerikan! untungnya itu tidak terjadi.
Langit berkelebat hijau menyambut, kemudian hitam dan biru. Udara yang kami hirup menjadi aneh nun ajaib. Berat kemudian ringan, menusuk kemudian tubuh kami yang hampir meledak. Bebauan tanah dan api merangsang indra penciuman. Kemudian bau kematian.
Kami rupanya memasuki salah satu portal di langit, portal nun ajaib dalam salah satu dari sekian juta awan yang berhembus. Mujurnya kami ini!
"Awas boi naga!" seru Zoya di baris paling belakang sementara naga biru abu-abu menyemburkan napas api.
Sekali lagi, dewi fortuna memberkati kami. Kami mendarat di salah satu lava.Ya lava! Tapi bukan lava sembarangan, lava yang mana sebuah portal lagi menuju Sisi Lain.
Jantungku langsung berdegup kencang. Sekencang-kencangnya hingga aku merasakan saki di dada ini. Panik.
"Tidak!"
Tubuhku bergidik. Bulu kudukku berdiri. Tangan dan kakiku gemetar tak main. Tidak jangan ini. Napas seakan tertahan. Pandangan gelap gundala. Tubuh terasa ditekan oleh gaya hidrostatik.
"Tidak jangan!"
Kusaksikan anak-anak SMA berenang mencoba mencapai permukaan. Tanganku mengulur tapi tak pernah meraih mereka. Mereka terus berenang ke atas.
"Tidak!"
Pikiranku kalut. Aku tak bisa berpikir jernih. Tidak, aku akan mati.
Wajah buaya menghampiriku. Mahendra menarik tanganku, melingkarkannya pada leher itu. Kami berangsur-ansur naik ke…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 22 - Faded
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments