Sial. Mataku kantuk. Rasanya, kesadaranku perlahan memudar. Semua kengerian di depanku, seolah berbayang dan lamat-lamat semua hitam. Aku hampir tak sadarkan diri, mujurnya muncul suara angin berdesir yang familiar di kejauhan sana.
Cincin merah muncul pada bidang imajiner di langit, bagai retakan dunia pararel. Kepalanya menyembul terlebih dahulu, moncong Kereta Penghubung yang kerap mengapung menembus dimensi-dimensi. Benda bersayap meluncur keluar dari salah satu jendela. Itu pesawat remot.
Recon R4 menukik di angkasa, berbelok ke kiri. Terbang kemari. Kereta Penghubung meliuk-liuk mirip ular, dia juga kemari. Suara Antara pecah melalui speaker Recon R4.
"Bertahanlah Felisia, Nadla, cavalry sudah datang!" lolongnya lewat speaker R4 sementara pesawat remot itu menyiramkan minyak pada Yoma-yoma itu. Efeknya baru terasa ketika Zoya muncul pada pintu kereta, melemparkan bom molotov.
Si jago merah menyebar seantero mata memandang, membakar werewolf dan cyclops. Aungan dan jeritan terdengar membahana, mengisikan atap gedung. Cyclops memekik, Kereta Penghubung menabrak kepalanya.
"Raya, Nadla, mari!" seru Ardhan di jendela pintu. Suaranya diiring-iring oleh derit roda Kereta Penghubung pada lintasan imajiner di udara. Sungguh epik kedatangan Klub Karuta ini.
Tanpa banyak cincong, aku bangkit meski sakit kakiku ini. Berlari dan berlari, walau perih paru-paru ini. Nadla tidak mau kalah, dia berlari di sampingku. Kami menerobos kobar api dan melompat masuk kereta.
Aku hampir terjatuh, Sally merangkulku tepat waktu.
"Pegangan yang erat anak-anak!" Suara itu, itu Kak Qiar!
Dia rupanya menjadi petugas kereta bersama Mira. Dan tentu dia tidak sendiri, rekan-rekannya yang dari Amerika juga wanita polandia itu ikut di dalam Kereta Penghubung. Membantu menembak atau melemparkan molotov mereka lakukan.
"You okay?" tanya Jena, wanita yang menemukanku di Las Vegas Sphere tempo lalu.
Sally memelukku erat-erat. Dia mengangguk, menjadi penanggung jawabku sementara.
Bola mataku berputar…
Temui Aku Di Sisi Lain
Chapter 39 - In The End (Bagian Empat)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments
Mizuki
serigala kali, namanya aja were"wolf"
2024-08-10
0