Kepemilikan

Bunyi bel istirahat memecah kesunyian kelas, segera disusul oleh riuh rendah siswa yang bersiap menuju kantin. Siswa-siswa berhamburan keluar, beberapa berlarian menuju kantin, beberapa lainnya masih sibuk membereskan buku-buku. Dara dan kedua sahabatnya, Dela dan Sella, juga bersiap untuk pergi ke kantin.

Namun, sebelum mereka melangkah keluar, Andra tiba-tiba bersuara, "Ra, mau ke kantin?" Suaranya, meskipun lembut, terasa sedikit canggung, seakan berusaha memecah keheningan yang terasa tegang di antara mereka.

Dara diam, tidak menjawab. Dela dan Sella juga memilih untuk diam, menunggu reaksi Dara. "Aku ikut, ya, Ra? Nanti aku yang bayarin makanannya," lanjut Andra, tawarannya terdengar sebagai upaya mencairkan suasana.

"Setuju! Kalau begitu, lo yang traktir kita," kata Sella, semangatnya sedikit berlebihan mengingat situasi yang sedang tegang.

Dara dan Dela saling berpandangan. Dara langsung menyela, "Nggak, Sella. Dia nggak boleh ikut." Tatapan Dara pada Andra tajam, menunjukkan ketidaksukaannya dengan jelas. Keheningan singkat menyelimuti mereka, hanya diiringi suara-suara samar dari siswa lain yang berlalu lalang.

"Dara, nggak boleh kaya gitu. Jangan menolak kebaikan. Dia kan murid baru, mungkin dia sendirian dan butuh temen," Sella berusaha membujuk, nada suaranya terdengar sedikit memaksa.

Andra hanya tersenyum tipis, mengamati situasi dengan tenang. Ia seakan sudah menduga reaksi Dara. "Nggak, gue nggak mau!" jawab Dara tegas. Sikapnya yang keras kepala semakin menguatkan pendiriannya.

"Kamu selalu baik hati, Dara. Kenapa menolak kebaikan ini?" Sella masih berusaha membujuk, mencoba memanfaatkan kebaikan hati Dara yang selama ini ia kenal. Ia tahu Dara sulit menolak permintaan teman, namun kali ini tampaknya berbeda.

Dara menghela napas panjang, kecewaannya tampak jelas. Ia merasa frustrasi dengan sikap Sella yang terlalu memaksa. "Terserah kalian," gumamnya, lalu berjalan menuju pintu kelas dengan langkah cepat. Ia tidak ingin terlibat lebih jauh dala…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!