"Zian! Andra! Stop!" Teriakan Dara yang lantang membahana di lapangan, menghentikan perkelahian antara Zian dan Andra. Kedua laki-laki itu menghentikan aksi mereka, menatap Dara dengan raut wajah yang bercampur antara terkejut dan sedikit takut.
Wajah Dara yang biasanya manis, kini dipenuhi amarah. Ia merasa sangat kesal melihat kedua laki-laki itu berkelahian seperti anak kecil di area sekolah. Banyak siswa yang hanya menonton tanpa ada niat melerai, bahkan beberapa di antara mereka malah menyemangati perkelahian tersebut. Melihat pemandangan itu membuat Dara semakin geram.
Dara menghampiri mereka berdua, berdiri di antara Zian dan Andra, menghalang-halangi mereka untuk melanjutkan perkelahian. "Kalian kayak anak kecil, tahu nggak?!" ujarnya, suaranya bergetar karena amarah. Ia menatap bergantian ke arah Andra dan Zian, menunjukkan kekesalannya yang sangat besar.
Andra dan Zian hanya terdiam, nyali mereka seolah-olah menciut di hadapan Dara yang sedang marah. Mereka berdua sadar bahwa Dara bukanlah orang yang mudah ditaklukkan.
Dara melanjutkan tegurannya. "Ini masih area sekolah bukan area tinju! Gue nggak tahu yang mulai siapa duluan, tapi cara kalian berdua itu salah!" ujarnya, mencoba untuk menenangkan emosinya. Ia ingin agar mereka berdua menyadari kesalahannya. Ia ingin agar mereka berdua menyadari bahwa tindakan mereka salah dan tindakan mereka sangat tidak pantas, apalagi ini masih di area sekolah.
Tiba-tiba, seorang cewek muncul di tengah-tengah mereka, mendekati Dara. "Lo jangan sok jadi pahlawan, deh, Ra! Mereka kayak gini juga karena lo, kok!" ujarnya, suaranya terdengar sinis dan penuh tuduhan. Ia tampaknya tidak menyukai Dara.
Dara mengerutkan dahinya, memandang cewek yang baru saja datang itu dengan tatapan yang penuh selidik. Cewek itu memiliki penampilan yang sangat mencolok dengan rias wajah yang tebal, rambut yang bergelombang, pipi yang merah merona, bibir yang berwarna pink cerah, dan pakaian seragam sekolah yang sangat ketat, menunjukkan lek…
Cerita Kita
Viola
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments