Dara yang mendengar namanya dipanggil Andra, menatap Andra. "Iya?"
"Kamu ke sini sama siapa?" Andra bertanya, suaranya terdengar sedikit lebih ceria. Ia penasaran bagaimana Dara bisa sampai ke rumahnya.
Dara mengerutkan kening. "Sendirian, Dra. Lo kenapa tadi nggak berangkat sekolah?" Ia balik bertanya, menunjukkan rasa khawatirnya.
Andra tersenyum, tatapannya menatap Dara dengan penuh arti. "Sakit, Ra. Kamu kangen ya, nggak ada aku? Makanya kamu jengukin aku ke rumah." Ia sedikit menggoda Dara dengan menaik-turunkan alisnya.
Dara mengerutkan dahinya, mencoba untuk menyembunyikan senyumnya. "Pede banget lo! Gue ke sini cuma mau memastikan aja kalau lo masih bernapas," jawabnya, mencoba untuk bersikap datar, namun nada bicaranya terdengar sedikit lebih lembut.
Andra memanyunkan bibirnya, pura-pura sedih. "Jahat banget kamu, Ra."
"Ya udah deh, gue mau pulang. Lo cepet sehat ya, Dra," Dara pamit, bersiap untuk pergi.
Namun, Andra menahan lengan Dara. "Tunggu, Ra. Makan dulu ya?" Ia tampak tidak ingin Dara pergi begitu saja.
"Nggak usah deh, Dra. Gue buru-buru mau pulang. Kayaknya orang tua gue juga udah pulang deh," tolak Dara halus.
"Izin aja, Ra. Pasti dibolehin," bujuk Andra.
"Kali ini nggak dulu. Gue mau pulang aja, Dra. Lain kali aja deh," Dara tetap bersikeras.
Wajah Andra tampak sedikit kecewa. "Ya udah deh… tapi pulangnya aku anter, ya, Ra?" Ia masih berusaha untuk menahan Dara.
"Nggak! Lo lagi sakit. Lagian gue udah pesen taksi online. Lo istirahat aja, Dra," Dara menolak dengan tegas, tak ingin merepotkan Andra yang sedang sakit. Ia tidak ingin kebaikan hatinya disalahartikan.
Dara hendak membuka pintu, namun langkahnya terhenti. Ibu Andra berdiri di ambang pintu, menghalanginya. "Kamu mau ke mana, Ra?" tanya Ibu Andra, suaranya lembut namun sedikit menahan Dara.
Dara menatap Ibu Andra dengan raut wajah yang sedikit tidak enak. "Aku mau pamit pulang, Tan," ujarnya, mencoba untuk bersikap sopan.
"Loh, kok cepat banget? Kita makan dulu saja ya?" Ibu Andra…
Cerita Kita
Idamkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments