Dara gugup bukan main. Kedekatan wajah Nino, tatapannya yang tajam dan mengintimidasi membuatnya merasa terpojok. Ia Menelan ludah dengan susah payah. "Aku nggak jauhin Abang," ucap Dara dengan suara gugupnya yang terdengar jelas.
Nino berdecih, tatapannya menusuk, melihat kebohongan yang terukir jelas di wajah Dara. "Ra, Abang sudah kenal lama sama kamu, kamu mau coba-coba bohongin Abang?" tanya Nino dengan penuh intimidasi.
Dara masih terlihat sangat gugup. "Bang, mundur sedikit," pintanya, tangannya menyentuh bahu Nino, mencoba menciptakan sedikit jarak di antara mereka. Sentuhannya lembut, namun terasa penuh dengan kepanikan.
Suasana di dalam mobil terasa mencekam bagi Dara. Ia merasa terpojok, terhimpit oleh tatapan intens Nino dan kedekatan jarak mereka. Ia merasa tertekan, tak berani jujur tentang perasaannya yang sebenarnya dan apa yang dilihatnya di restoran beberapa waktu lalu. Kebohongan yang ia ucapkan terasa pahit di lidahnya.
"Apa Abang ada salah sama kamu?" tanya Nino, suaranya terdengar menekan, terus mencoba mengorek informasi dan mencari tahu alasan Dara menjauhinya. Tatapannya seolah menusuk, mencari celah dalam pertahanan Dara.
Dara menggelengkan kepala, suaranya terdengar lirih. "Nggak ada, Abang nggak ada salah. Aku juga nggak jauhin Abang. Aku akhir-akhir ini memang sibuk," jawabnya, mencari alasan yang terdengar masuk akal, namun terasa hampa dan tidak meyakinkan, bahkan untuk dirinya sendiri. Ia berharap Nino percaya, meskipun hatinya tahu itu hanyalah sebuah kebohongan.
Nino tersenyum tipis, senyum yang tidak sampai ke matanya, menanggapi penjelasan Dara. "Kalau kamu sibuk, kan bisa balas pesan Abang? Itu cuma sebentar, Ra," katanya, suaranya terdengar masih menyimpan pertanyaan dan keraguan. Ia tidak sepenuhnya percaya pada penjelasan Dara.
Dara menghela napas kasar. Kesabarannya mulai menipis. "Abang kenapa sih? Seakan-akan aku wajib banget hubungin Abang?" tanyanya, nada suaranya mulai meninggi menunjukkan ketidaksukaannya.
"Nggak ke…
Cerita Kita
Akuarium
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments