Di dalam kelas, Dara duduk di bangkunya, memandangi papan tulis yang masih bersih. Pikirannya melayang, mengingat kejadian tadi pagi saat ia bertemu Zian. Ia merasa frustasi, entah setan apa yang merasukinya sampai-sampai ia mengajak Zian untuk makan siang bersama di kantin. Ia benar-benar tidak suka dengan Zian, namun entah kenapa ia malah setuju untuk makan siang bersamanya. Ia merasa bodoh dan gemas pada dirinya sendiri.
Tanganya mengusak rambutnya dengan kasar, mencoba untuk menenangkan dirinya. "Kacau lo, Ra! Padahal gue lagi nggak mood buat makan sama Zian! Bisa-bisanya ngajak Zian buat makan siang?" Dara bergumam, suaranya terdengar frustasi. Ia merasa sangat bodoh dan menyesal telah setuju untuk makan siang bersama Zian.
Dara menelungkupkan wajahnya di atas lipatan kedua tangannya, merasakan keputusasaannya. Ia merasa sangat frustasi dan tidak tahu harus berbuat apa Di saat itu juga, Andra muncul di ambang pintu kelas, memperhatikan Dara yang sedang gusar. Ia melihat Dara yang sedang menyembunyikan wajahnya di antara kedua tangannya. Ia merasa khawatir pada Dara. Ia ingin menenangkan Dara.
Tangan Andra terulur, merapihkan rambut Dara yang sedikit berantakan. "Masih pagi, bukannya rapih, lihat rambut kamu udah kayak sarang burung," ujarnya, mencoba untuk mencairkan suasana dengan sedikit ledekan. Ia tersenyum singkat, menunjukkan bahwa ia hanya bercanda.
Dara menatap Andra, wajah keduanya sangat dekat. Di dalam hatinya, ia merasa sedikit terpesona dengan ketampanan Andra yang terlihat lebih jelas dari jarak sedekat ini. "Ternyata Andra tampan juga kalau dilihat dari dekat," gumamnya dalam hati.
Sementara itu, Dela dan Sella baru saja memasuki kelas dan melihat pemandangan yang cukup mengejutkan. Mereka melihat Andra yang sedang merapihkan rambut Dara.
Keduanya terlihat sangat dekat, menciptakan suasana yang sedikit romantis. "Masih pagi kali jangan pacaran dulu" Sella menegur mereka, suaranya terdengar menyindir. Teguran Sella membuat Dara dan Andra t…
Cerita Kita
Ada apa?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments