Rasa Penasaran

Ternyata Andra membawa Dara ke taman belakang sekolah. Mereka duduk di bawah pohon rindang di taman belakang sekolah. Bangku kayu tua terasa nyaman di bawah mereka. Andra menggaruk tengkuknya, sedikit gugup. "Ra, makasih buat kemarin udah mau temenin aku ke perpus,"

Dara, dengan tangan menyanggah dagu, menyipitkan mata. "Lo bawa gue ke sini cuma buat ngomong makasih doang?" suaranya terdengar datar, tanpa beban. Dia sudah menduga ada sesuatu yang lebih dari sekedar ucapan terima kasih.

Andra menggeleng, senyum gugup tercetak di wajahnya. "Aku juga mau ngajak kamu buat makan siang bareng, nanti abis pulang sekolah. Gimana?" Ia menatap Dara dengan harap-harap cemas. Andra benar-benar butuh Dara, dan Dara adalah satu-satunya orang yang mau berinteraksi dengannya sejak dia pindah sekolah walaupun awalnya Dara sangat cuek padanya

Dara mengerucutkan bibir, lalu menjawab singkat, "Males, gue." Dara menunjukkan keengganannya.

Kekecewaan terlihat jelas di mata Andra. Ia mencoba sekali lagi, "Ra, plis, mau ya? Aku beneran nggak punya temen di sini. Kamu orang pertama yang mau ngobrol sama aku." Suaranya terdengar sedikit memohon. Kegelisahannya terlihat nyata. Pindah sekolah ke tempat yang baru memang berat, apalagi kalau ia kesulitan beradaptasi dan bersosialisasi. Ia berharap Dara bisa memahami situasinya.

Dara mengangkat satu alis, menatap Andra dengan ekspresi yang sulit diartikan. "Ya, lo usaha dong buat beradaptasi. Lagian, lo nggak malu gitu temenan sama cewek?" tanyanya, nada suaranya terdengar sedikit mengejek, tapi sebenarnya ada sedikit rasa iba di baliknya

Andra menggeleng cepat, wajahnya memerah. "Nggak! Aku nggak malu sama sekali!" Ia menekankan kata-katanya, seakan ingin meyakinkan Dara agar mau pergi dengannya.

Dara diam sejenak, ia tampak berpikir sejenak. memperhatikan ekspresi wajah Andra. Hatinya memang mudah tergerak melihat orang kesusahan. Dia tidak tega melihat wajah memelas seperti Andra. Dengan menghela napas panjang, ia berkata, "Ya udah, terserah l…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!