Rasa penasaran mengalahkan niatnya untuk ke toilet. Dengan hati-hati, Dara melangkah pelan, mencoba untuk tidak menimbulkan suara. Ia mengendap-endap, mencoba untuk tidak terlihat. Detak jantungnya berdebar kencang, campuran antara rasa penasaran dan sedikit kecemasan.
"Penasaran banget, sama siapa sih?" gumamnya dengan lirih, suaranya hanya ia yang mendengar.
Ia tidak mau kehilangan jejak mereka. Tatapan matanya terus mengikuti pergerakan orang itu. Sepertinya arah mereka menuju belakang restoran. Dara semakin penasaran, entah apa yang akan mereka lakukan.
Tatapan Dara seperti terpaku, tidak mau lepas dari mereka. Langkah kakinya semakin cepat untuk tidak kehilangan jejak. Ada rasa cemas yang mulai menggerogoti hatinya. Entah apa yang akan dilakukan orang itu di sana. Tatapan Dara tak pernah lepas dari sosok orang itu yang semakin menjauh.
Semakin dekat, Dara semakin jelas melihat orang itu. "Loh, kan bener… kok mereka mukanya deket banget sih?" gumamnya, suaranya menunjukkan rasa heran dan sedikit takut.
Sesuai dugaannya orang itu adalah orang yang Dara sangat kenal tetapi orang itu bersama dengan seorang wanita yang tak dikenalnya. Mereka berbincang dengan sangat dekat. Ia memperhatikan kedua orang itu yang berbicara sambil saling menatap dengan intens. Jarak antara wajah mereka semakin dekat.
Dara membelalakkan mata, tak percaya dengan apa yang dilihatnya selanjutnya. Bibir mereka saling bertaut, berciuman. Bibir mereka saling menempel erat.
Adegan itu membuat Dara tersentak. Dengan cepat, ia menyembunyikan diri di balik tembok, menutup mulutnya dengan tangan untuk menahan isak tangis. Air mata mulai mengalir perlahan di pipinya. Perasaan sakit dan kecewa memenuhi hatinya.
Rasa sakit yang mendalam menusuk hatinya, menghancurkan semua harapan yang sempat tumbuh di hatinya. Semua ini… lebih menyakitkan dari yang pernah ia bayangkan.
Dara terduduk di balik tembok, mencoba untuk menenangkan diri. Pikirannya kacau, perasaannya campur aduk. Ia salah mengir…
Cerita Kita
Apakah aku boleh berharap?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments