"Ra, kalau kamu mau balas Viola, aku akan bantu," ujar Andra, menunjukkan keseriusannya untuk membantu Dara. Ia merasa harus melindungi dan menjaga Dara dari Viola yang sangat terobsesi dengan Zian.
Dara mengangguk, menunjukkan kepercayaan dan keyakinannya pada Andra. "Tenang aja, Dra. Kalau dia masih mau mengusik gue, siap-siap aja, gue nggak akan segan-segan buat bales dia," jawab Dara dengan tegas. Ia tidak akan membiarkan Viola terus-menerus mengganggunya. Ia akan membalas semua perbuatan Viola.
Mereka berdua masih berada di atap sekolah. Baju Dara kini sudah Terlihat agak kering karena terik matahari. "Dra, turun yuk. Baju gue udah lumayan kering," ajak Dara.
Andra memperhatikan baju Dara yang masih sedikit basah. "Baju kamu masih agak basah, loh, Ra. Kalau nggak, aku belikan yang baru aja, Ra," usul Andra, menunjukkan perhatiannya kepada Dara.
Dara menggelengkan kepalanya, menolak tawaran Andra. "Nggak, Dra. Sayang, masih bagus. Lagian juga beberapa bulan lagi kita mau lulus," ujarnya, yang tidak ingin berlebihan. Ia tidak ingin merepotkan Andra. Mereka berdua pun turun dari atap sekolah.
Keduanya berjalan beriringan menuruni anak tangga sambil berbincang ringan. "Ra, kamu mau ke kelas atau ke kantin?" tanya Andra.
"Ke kelas aja lah, Dra. Gue mau nyalin pelajaran tadi," jawab Dara.
Sesampainya di kelas, mereka disambut oleh Sella dan Dela yang terlihat lega melihat kedatangan mereka. Kecemasan mereka sirna setelah mengetahui bahwa Dara baik-baik saja. Mereka bercerita tentang kekhawatiran mereka selama Dara menghilang.
Dela dan Sella menghampiri Dara yang datang bersama Andra. "Ra, lo ke mana aja? Kita khawatir banget," ucap Dela, suaranya menunjukkan kelegaan dan rasa Khawatir yang baru saja sirna.
"Gue habis disiram sama nenek lampir, Viola," jawab Dara, suaranya terdengar sedikit kesal. Ia masih mengingat kejadian yang baru saja dialaminya. Keempat sahabat itu pun duduk bersama, siap untuk berbagi cerita dan saling mendukung.
Kedua temannya saling pand…
Cerita Kita
Sampai sejauh mana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments