Mereka sudah berkumpul di lapangan. Panas terik matahari menyinari mereka, membuat keringat mulai bermunculan di dahi. Para siswa mulai melakukan pemanasan, mempersiapkan diri untuk kegiatan olahraga.
Dara bersama kedua temannya berbaris di belakang. Dara masih terlihat mendiamkan kedua temannya dan fokus pada pemanasan.
"Del, Dara marah, ya?" Sella berbisik, suaranya terdengar ragu. Ia telah memperhatikan Dara yang sedari tadi tampak mendiamkan mereka berdua.
Dela juga merasakan hal yang sama. "Em nggak tahu juga, Sell. Nanti kita minta maaf, deh." ujarnya, menunjukkan niatnya untuk meminta maaf kepada Dara.
Sella mengangguk setuju. Mereka berdua merasa tidak nyaman dengan sikap Dara yang mendiamkan mereka. Rasa bersalah mereka semakin besar. Mereka merasa telah melakukan kesalahan kepada Dara.
Pemanasan tidak berlangsung lama. Setelah selesai, mereka mencari tempat berteduh dari terik matahari. Dela dan Sella menghampiri Dara yang telah duduk di bawah pohon rindang.
"Ra, lo kenapa?" Dela bertanya dengan suara lirihnya, mencoba untuk mendekati Dara dengan lembut. Ia ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Dara.
Dara menggelengkan kepala, mencoba untuk menyembunyikan perasaannya. "Gue nggak papa, Del." ujarnya, suaranya terdengar datar. Ia berusaha untuk bersikap tenang. Ia tidak ingin menceritakan masalahnya kepada Dela dan Sella.
"Nggak papa apanya, sih, Ra?! Lo tadi ninggalin kita, terus lo juga diem aja dari tadi. Kalau kita ada salah, ya, lo ngomong, Ra. Jangan diem aja!" Sella sedikit meninggikan suaranya, menunjukkan kekesalannya. Ia merasa tidak nyaman dengan sikap Dara yang mendiamkan mereka.
"Gue nggak papa, Sell." Dara kembali menjawab dengan santai, mencoba untuk tetap tenang. Ia merasa tidak ingin bercerita tentang masalahnya.
Dela menghela napas, kemudian mengusap bahu Sella, mencoba untuk menenangkan temannya. "Ra, kita temen. Kalau salah satu dari kita ada masalah, ya cerita jangan dipendam sendiri." ujarnya, suaranya lembut dan penuh…
Cerita Kita
Perdebatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments