Pagi harinya, seperti biasa, Dara dijemput Andra untuk berangkat sekolah. Udara pagi yang sejuk tak mampu membasuh perasaan berat di hati Dara. Ia bertekad untuk melupakan Nino, untuk menghapus perasaan yang selama ini ia pendam. Mengharapkan cinta yang tak pasti baginya adalah sesuatu yang sangat menyakitkan. Ia tak ingin menyatakan perasaannya, hanya untuk kemudian ditolak dan merasakan sakit hati yang lebih dalam. Lebih baik ia memendam perasaan ini, berharap suatu hari nanti akan sirna dengan sendirinya.
Keheningan menyelimuti perjalanan mereka. Dara hanya menatap jalanan di luar jendela mobil, pikirannya melayang entah kemana.
"Ra, kamu kurang tidur atau suasana hati kamu lagi kacau?" tanya Andra, suaranya lembut memecah kesunyian. Ia memperhatikan mimik muka Dara yang tampak lesu.
Dara tersentak, baru menyadari lamunannya. Ia menatap Andra. "Enggak, Dra, cuman gue bingung," jawab Dara lirih, suaranya terdengar lesu.
"Bingung kenapa, hem?" Andra bertanya dengan lembut, tatapannya sesekali melirik Dara namun tetap fokus pada jalan.
"Gue bingung, kalau lulus nanti mau dilanjutkan kemana," ucap Dara, suaranya terdengar datar. Itu adalah alasan yang ia gunakan untuk menutupi kekacauan perasaannya terhadap Nino. Ia masih terjebak dalam pusaran keraguan dan kerinduan.
Andra tersenyum sekilas, mengetahui Dara tak sepenuhnya jujur. "Emangnya kamu mau ngambil jurusan apa, Ra?" tanyanya lembut.
"Nggak tahu, Dra, masih bingung," jawab Dara, suaranya masih terdengar hampa.
Andra terdiam sejenak, tampak sedang memikirkan sesuatu. "Kalau kamu mau, nanti setelah jam istirahat kita ke perpustakaan aja. Kita cari referensi dari buku-buku, mungkin kamu bisa menemukan jurusan yang tepat dan menarik minat kamu," usulan Andra terdengar tulus.
Dara Mengangguk pelan. Ide Andra membuatnya sedikit teralihkan dari lamunannya. Mungkin, dengan memiliki kesibukan baru, ia akan lebih mudah melupakan Nino. Ia berharap kesibukan mencari referensi jurusan kuliah bisa menjadi pengalih per…
Cerita Kita
Berusaha
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments