Nino menghela napas panjang, berusaha menenangkan dirinya yang tiba-tiba bergejolak. "Dara," suaranya lembut tapi tegas, "Abang nggak pernah bermaksud untuk membuat kamu merasa seperti itu. Abang tahu selama ini Abang hanya berusaha untuk menjadi kakak yang baik buat kamu, menjadi kakak yang perhatian, tapi Abang nggak pernah sadar perasaanmu sudah berubah."
Matanya menatap Dara dalam-dalam, penuh pertanyaan dan sedikit kebingungan. "Kamu berani bilang jujur seperti ini, Abang malah jadi bingung sendiri." Sebuah senyum tipis tersungging di bibir Nino, meski dalam hatinya bergejolak perasaan campur aduk.
"Kalau Abang jujur, Abang takut kehilangan kamu, kehilangan hubungan yang kita punya sekarang," tambahnya, suaranya penuh keraguan.
Dara menunduk, merasakan hatinya sedikit lega karena sudah mengungkapkan apa yang selama ini ia rasakan. Namun air matanya tak bisa ia bendung lagi, tak terasa jatuh begitu saja.
Dara masih menundukkan kepalanya, jemarinya meremat baju yang ia kenakan. "Mulai sekarang, aku minta Abang jangan pernah temuin aku lagi ya, aku bilang kaya gini cuman biar aku lega aja. Abang jangan berpikiran untuk menjawab perasaan Abang," ucap Dara dengan suara tangisan.
Nino menggenggam tangan Dara dengan lembut, menatap matanya penuh kekhawatiran. "Kita akan cari jalan terbaik bersama, Dara. Tapi jangan terus seperti ini, Abang nggak suka kalau kamu ngomong kayak gitu."
Dara menggeleng pelan, suaranya bergetar, "Nggak, Bang, aku nggak bisa pura-pura. Kalau abang terus dekat sama aku, perasaan aku malah makin dalam. Aku takut nanti bukan cuma berharap lagi, tapi jadi sesuatu yang lebih sakit."
Isak tangis mulai melepaskan beban yang selama ini tertatih dalam dada Dara. "Yang aku minta sekarang cuma satu, tolong Abang jauhi aku dulu, biar aku bisa menenangkan hati dan melupakan semua ini."
Nino menghela napas berat, perlahan melepaskan genggaman tangannya. "Kalau itu yang kamu mau, Abang akan coba. Abang nggak mau memaksa kamu, karena aku nggak mau nantinya…
Cerita Kita
Kekasih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments