Hari pernikahan itu tiba dengan ketegangan yang bisa dirasakan di udara Madrid. Leonardo tidak membiarkan satu celah pun terbuka untuk kesalahan. Rute menuju Katedral Santa Maria la Real de la Almudena dijaga oleh pria-pria berjas hitam dengan alat komunikasi di telinga mereka. Ini bukan sekadar pernikahan; ini adalah proklamasi kekuasaan klan De Luca.
Di dalam ruang tunggu katedral yang berbau dupa dan kayu tua, Olivia berdiri mematung. Margaret membantu merapikan kerudung transparan yang menutupi wajah putrinya. Arthur, yang mengenakan setelan jas abu-abu pemberian Leonardo, berdiri di dekat pintu dengan tongkat penyangga. Wajahnya tampak jauh lebih segar, meski matanya berkaca-kaca melihat putri tunggalnya akan menjadi bagian dari keluarga paling berpengaruh di Spanyol.
"Kau sangat cantik, Olivia. Ayah tidak pernah menyangka akan melihatmu seperti ini," bisik Arthur, suaranya parau.
"Terima kasih, Ayah. Aku melakukannya untuk kita," jawab Olivia jujur, meski hatinya berdegup kencang karena kegelisahan.
Pintu besar katedral terbuka. Musik organ yang megah mulai menggema, mengisi setiap sudut bangunan gotik yang tinggi itu. Olivia melangkah masuk, lengannya bertaut pada lengan Arthur. Di ujung altar, Leonardo berdiri tegak. Ia mengenakan tuksedo hitam yang sangat pas di tubuhnya yang tegap. Rambutnya disisir rapi ke belakang, wajahnya keras dan tanpa ekspresi, kecuali matanya yang berkilat tajam saat melihat Olivia melangkah mendekat.
Leonardo tidak menatap tamu-tamu penting yang hadir—para politisi, pengusaha, hingga pemimpin organisasi dari luar negeri. Matanya terkunci pada mawar Inggris-nya. Denyutan gairah di tubuhnya yang selama ini ia tekan dengan disiplin militer kini mencapai puncaknya. Ia merasa seperti predator yang akhirnya melihat mangsanya masuk ke dalam jangkauan tangannya secara legal.
Saat Arthur menyerahkan tangan Olivia kepada Leonardo, tangan pria Spanyol itu terasa panas dan sangat protektif. Leonardo mencengkeram jemari Olivia dengan tegas, se…
Impoten Sang Singa Madrid
Ikatan di atas altar katedral
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments