Waktu berlalu seperti embusan angin di padang rumput Spanyol. Mansion De Luca kini bukan lagi tempat yang sunyi dan mencekam. Lima tahun kemudian, koridor marmer yang dulunya hanya mendengar langkah sepatu bot militer, kini menjadi sirkuit balap bagi Luciano De Luca yang berusia lima tahun.
Luciano tumbuh menjadi perpaduan yang mematikan: wajah tampan nan dingin milik Leonardo, namun dengan binar mata jenaka milik Olivia. Dan yang paling penting, ia mewarisi kecerdasan taktis ayahnya—yang sayangnya, ia gunakan untuk melakukan "sabotase" harian di dalam mansion.
Operasi "Earpiece" Beras
Sore itu, Leonardo sedang mengadakan rapat krusial di ruang komando bawah tanah. Keamanan sedang diperketat karena ada pengiriman logistik penting di pelabuhan. Marco berdiri tegak di samping pintu, wajahnya kaku seperti batu, tangan kanannya menekan earpiece di telinganya.
"Lapor, Tim A. Posisi?" tanya Marco dengan suara berat melalui radio.
Namun, alih-alih jawaban dari agen lapangan, suara cempreng nan ceria terdengar di telinga Marco.
"Paman Marco... ada monster di dapur! Dia mencuri biskuit cokelatku! Cepat kirim pasukan bantuan ke koordinat Meja Makan!"
Marco tersentak. Matanya melirik ke arah monitor CCTV di sudut ruangan. Di sana, ia melihat Luciano kecil sedang memegang walkie-talkie cadangan milik penjaga yang entah bagaimana bisa ia "pinjam". Bocah itu sedang bersembunyi di bawah meja makan, mengenakan kacamata hitam milik Leonardo yang kebesaran.
Leonardo menatap Marco dengan alis terangkat. "Marco? Kenapa wajahmu merah?"
"Maaf, Tuan... ada gangguan frekuensi," gumam Marco, mencoba mematikan radionya dengan tangan gemetar karena menahan tawa.
Karma Cairan Pelicin
Siksaan bagi Leonardo mencapai puncaknya saat ia hendak berangkat ke kantor pusat. Ia keluar dari kamar utama dengan setelan jas custom-made seharga ribuan Euro, tas kulit di tangan, dan aura otoritas yang tak tergoyahkan.
Namun, begitu kakinya menginjak lantai marmer di depan tangga utama, Leonardo merasakan sens…
Impoten Sang Singa Madrid
Penerus tahta kejahilan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments