Rumah kaca di sayap barat mansion pagi itu terasa lebih hangat. Leonardo benar-benar menepati janjinya. Ia tidak memakai jas formal, hanya kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku, memperlihatkan urat-urat menonjol di lengannya. Pria yang biasanya memerintah eksekusi mati itu kini berjongkok di atas tanah basah, membantu Olivia memindahkan pot-pot tanah liat yang berat ke rak yang lebih tinggi.
"Letakkan di sana, Leonardo. Hati-hati, akarnya sensitif," ucap Olivia pelan.
Leonardo mengangkat pot besar itu seolah tanpa beban. Ia menatap istrinya yang sedang sibuk dengan gunting bunga. Rambut Olivia yang sedikit berantakan dan pipinya yang merona karena udara lembap membuat denyutan di tubuh Leonardo kembali terjaga—namun kali ini, ia menahannya dengan kelembutan yang baru ia pelajari.
"Kau sangat menyukai ini," gumam Leonardo, mengusap noda tanah di pipi Olivia dengan ibu jarinya.
"Tanaman tidak pernah berkhianat, Leonardo. Mereka hanya butuh air, cahaya, dan kasih sayang untuk tumbuh. Mereka tidak butuh senjata atau kekuasaan," balas Olivia, menatap mata suaminya dengan keberanian yang mulai pulih.
Leonardo terdiam sejenak. Ia menarik napas panjang, menikmati aroma mawar yang bercampur dengan bau tanah—sebuah kontras yang tajam dengan bau mesiu yang baru saja ia tinggalkan di ruang bawah tanah semalam. "Mungkin aku harus belajar lebih banyak dari tanamanmu."
Momen ketenangan itu hancur saat radio di pinggang Marco—yang berjaga sepuluh meter di luar pintu kaca—berbunyi dengan nada darurat yang melengking. Marco berlari masuk, wajahnya tegang.
"Tuan! Terjadi ledakan di Distrik Pusat. Toko bunga cabang utama milik Nyonya... hancur total," lapor Marco dengan suara rendah.
Tangan Olivia gemetar. Gunting bunga di genggamannya jatuh ke lantai keramik dengan dentingan nyaring. "Toko itu? Tapi... ada Maria dan pelayan di sana!"
Leonardo seketika berdiri tegak. Aura "suami yang lembut" menguap dalam sekejap, digantikan oleh predator yang siap memangsa. Ia menyambar pon…
Impoten Sang Singa Madrid
Mawar di balik asap dan api
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments
chiara azmi fauziah
aku kasih gift ya thor😍
2026-06-25
0
chiara azmi fauziah
mantap thor ceritanya mau dong di cintai ugal-ugalan 🤣🤣🤣
2026-06-25
1