Invasi toko bayi

Kesabaran Leonardo kembali diuji saat Olivia, dengan perut yang kini sudah membulat sempurna, berdiri di depan cermin dan menyatakan bahwa dia tidak ingin lagi membeli baju bayi melalui katalog digital atau desainer pribadi. Ia ingin pergi ke pusat perbelanjaan. Ia ingin menyentuh bahan katun itu sendiri.

"Tidak. Terlalu berbahaya," jawab Leonardo lugas. Ia bahkan tidak mendongak dari tabletnya.

"Bayinya bilang dia bosan melihat dinding kamar ini. Dia ingin melihat warna-warna cerah di toko," balas Olivia tenang, sambil mengusap perutnya.

Leonardo menghentikan gerakannya. Ia menatap Olivia, lalu menghela napas panjang yang terdengar seperti geraman rendah. Ia tahu jika ia menolak, hukuman "tidur di sofa" atau "dilarang bernapas dekat-dekat" akan kembali berlaku.

"Baik. Tapi dengan protokolku," putus Leonardo.

Pasukan Jas Hitam di Antara Baju Mungil

Satu jam kemudian, pusat perbelanjaan paling mewah di Madrid mendadak tegang. Tiga SUV hitam antipeluru berhenti tepat di depan pintu lobi utama. Marco turun terlebih dahulu, memberikan isyarat kepada sepuluh pria berjas hitam dengan earpiece yang segera menyebar, membentuk barikade manusia yang kaku.

Leonardo keluar dari mobil, mengenakan kemeja hitam yang lengannya digulung, matanya menyapu setiap sudut lobi seolah sedang mencari penembak jitu. Ia menuntun Olivia dengan sangat posesif, tangannya tidak lepas dari pinggang istrinya.

Begitu mereka masuk ke toko perlengkapan bayi eksklusif, suasana menjadi sangat aneh. Toko itu dipenuhi dengan aroma bedak bayi dan warna-warna pastel yang lembut, namun di setiap sudutnya berdiri pria-pria berotot dengan wajah sangar yang menatap tajam ke arah setiap pengunjung lain yang mencoba mendekat.

"Leonardo, suruh mereka sedikit santai. Mereka menakuti ibu-ibu lain," bisik Olivia, merasa malu melihat Marco berdiri kaku di depan rak botol susu seolah-olah botol itu adalah bahan peledak.

"Mereka sedang bekerja, Olivia. Fokus saja pada bajumu," jawab Leonardo tanpa kompromi. Ia sendiri b…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!