Pukul sepuluh pagi, di hari Minggu. Saat ini aku dan Nada sedang berada di perpustakaan untuk belajar persiapan UTS yang akan diadakan Minggu depan.
Kami duduk di meja yang tenang dan nyaman, di tengah suasana perpustakaan yang sunyi. Cahaya alami dari jendela-jendela besar memancar masuk, menerangi ruangan dengan lembut. Suara langkah kaki yang pelan dan suara halus dari buku-buku yang dibuka dan ditutup menciptakan atmosfer yang khusyuk dan fokus.
Di sekitar kami, rak-rak buku menjulang tinggi, penuh dengan pengetahuan dan petualangan. Aroma kertas dan tinta mengisi udara, memberikan nuansa khas perpustakaan yang menginspirasi.
Di antara sesi belajar kami, kami juga mengambil waktu untuk beristirahat sejenak, mengobrol, dan saling bertukar tips belajar. Kami saling memberikan dukungan dan semangat agar tetap fokus dan produktif.
“Kenapa tidak telpon saja?” Tanya Nada.
“Apa maksudmu?” Tanyaku balik.
“Kamu menatap ponselmu terus dari tadi. Jujur saja, kamu ingin menelponnya kan?”
Aku terkejut, tidak menyangka dia bisa menyadarinya, bahwa aku terus menatap ponselku. “Bu-bukan berarti aku ingin mengobrol dengan Arvin atau semacamnya. Aku hanya ingin tahu apakah dia sudah belajar untuk persiapan UTS.”
“Tapi aku tidak bilang kalau kamu harus menelpon Arvin lho!” Ucap Nada sambil menyeringai.
Aku tersenyum malu mendengar komentar Nada. Memang benar, aku terus menatap ponselku karena aku ingin mengirim pesan kepada Arvin untuk bertanya tentang persiapan UTS. Tapi aku tidak ingin mengakui hal itu secara terbuka.
“Baiklah, kamu menang,” ujarku dengan tersenyum. “Aku akan mengirim pesan saja, tidak perlu telpon.”
Nada dan aku tertawa kecil, menikmati momen kebersamaan kami di perpustakaan yang tenang. Meskipun kami sedang belajar, kami juga bisa bersantai dan bercanda satu sama lain. Itulah yang membuat persahabatan kami menjadi lebih istimewa.
“Apa kamu menyukainya?” Tanya Nada lagi.
“Tidak,” jawabku singkat.
“Hhmm… kamu menjawabnya bahkan tanpa memikirk…
Hammer Of Judgment
BAB 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments