“Delapan tahun yang lalu, sebuah kota di Prancis, terjadi sebuah kasus pembunuhan yang sangat mengerikan. Tengkorak kepala yang sudah hancur, luka tusukan dan sayatan di sekujur tubuh korban, dan seluruh anggota tubuhnya termutilasi. Berita mengenai kasus itu menyebar dengan cepat. Meskipun telah dilakukan penyelidikan secara menyeluruh, pihak polisi dan detektif sama sekali tidak dapat menemukan petunjuk apapun. Jejak kaki, rekaman CCTV, saksi mata, dan sidik jari sama sekali tidak ada. Seolah-olah kalau sedari awal tidak ada yang namanya pelaku dalam kasus tersebut.
Para warga menjadi resah dan takut. Dan tidak sedikit pula yang menyalahkan polisi dan detektif karena tidak kompeten dalam menangani kasus tersebut. Dan hal itu terus berlangsung hingga tiga bulan semenjak kasus itu terjadi. Pihak polisi secara terang-terangan menyatakan kalau pelaku kasus tersebut telah terbunuh saat proses penangkapan. Mengetahui hal itu, para warga menjadi lebih tenang, polisi yang membunuh pelaku tersebut mendapatkan hadiah dari pemerintah, jabatannya dinaikkan, dan mendapatkan berbagai tepuk tangan dari para warga. Tapi, para warga sama sekali tidak tahu, kalau itu hanyalah scenario yang diciptakan oleh mereka yang berada di atas.
Aku secara tidak sengaja mendengar percakapan ayahku dengan temannya tentang para pejabat negara yang mengkambing hitamkan seorang pria jenius yang bercita-cita ingin menjadi seperti Sherlock Holmes sebagai pelaku pembunuhan tersebut. Dan, teman ayahku mengatakan kalau pelaku sebenarnya dari kasus tersebut adalah seorang anak berusia 10 tahun yang memiliki keahlian dalam penyamaran dan meretas. Teman ayahku juga menyebutkan kalau nama dari pelaku tersebut adalah Hammer of Judgment”
Di halaman belakang sekolah, di bawah cahaya senja yang memerah, kami bertiga terdiam, meresapi setiap kata yang diucapkan oleh Alice. Suasana hening dan tegang menyelimuti. Aku sebelumnya pernah membaca berita tentang pria jenius dari Prancis itu, tapi aku tidak menyangka ka…
Hammer Of Judgment
BAB 41
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments