Hari keempat camping, kami tengah asyik memainkan game mencari bendera yang dibuat oleh Nada. Sebelumnya, Nada telah menyuruh seseorang untuk menancapkan bendera di empat titik berbeda: Utara, Selatan, Barat, dan Timur. Peraturan game-nya sangatlah simpel: kami harus pergi ke tempat yang ditentukan melalui undian, mengambil bendera, dan kembali ke tenda secepat mungkin sambil menghindari hewan buas.
Arvin menuju ke arah Barat, Reno ke Utara, Nada ke Selatan, dan aku ke Timur.
Aku berjalan santai dibawah pohon yang rindang, angin sepoi-sepoi menerpa ku dengan lembut, membuat rambutku terbang ke belakang. Sinar matahari yang temaram menyapu wajahku dengan hangat, menciptakan bayangan yang menari-nari di tanah. Suara riuh daun bergoyang dan nyanyian burung di kejauhan menambah kesan damai dalam petualangan mencari bendera ini.
Aku kemudian berhenti sejenak, lalu mendongak ke atas. Ingatan tentang kata-kata dalam mimpi itu kembali menghampiri pikiranku, "Kau pasti bahagia, kan? Kau sekarang punya teman, dan kaupun sekarang jatuh cinta pada seseorang."
“Jatuh cinta, kah?” Gumamku, merenungkan makna di balik kata-kata itu.
Tiba-tiba, ingatanku melayang ke ucapan Arvin saat makan malam dirumahku, kata-kata yang terukir dalam benakku.
“Apakah aku…”
Belum selesai berpikir, suara gemerincing semak-semak mengganggu ketenangan. Aku segera mengambil belati yang diberikan oleh Nada sebelumnya dan siap berjaga. Dengan hati-hati, aku memasang kuda-kuda untuk siaga.
Tak berapa lama, aku sadar bahwa bukan hewan buas yang mendekat, melainkan seorang wanita berpakaian camo. Tingginya sekitar 165 cm, berambut pendek hingga bahu.
Wanita itu tampak tenang meskipun muncul secara tiba-tiba di hadapanku. Matanya yang tajam memancarkan keberanian dan ketegasan. Aku merasa sedikit lega karena bukanlah ancaman yang datang, namun kehadirannya masih menimbulkan kebingungan dalam pikiranku.
“Dia siapa?” Batinku dipenuhi oleh pertanyaan yang tak kunjung mendapat jawaban. Wanita itu kemudian terseny…
Hammer Of Judgment
BAB 31
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments