Pukul tiga dini hari, ketika kegelapan malam masih menyelimuti taman kota, dua sosok bertemu di tempat yang sunyi dan sepi. Cahaya remang-remang lampu jalan hanya menyinari sedikit bagian taman, menciptakan atmosfer misterius dan tenang.
Di tengah taman kota yang sepi, terdengar langkah kaki yang pelan mendekati. Dua sosok yang saling menatap satu sama lain. Seorang pria berpakaian hitam tebal menatap seorang wanita yang berdiri di hadapannya dengan tatapan dingin. Sedangkan wanita itu menatap pria yang berdiri di hadapannya dengan tatapan kegilaan yang tidak akan dimengerti oleh siapapun.
Mereka saling berhadapan di bawah rindangnya pohon yang menari-nari ditiup angin malam. Suasana hening hanya terganggu oleh desiran daun yang bergerak lembut dan suara gemericik darah yang menetes dari wajah wanita itu. Dia tidak terluka. Itu hanyalah cipratan darah dari hasil kegilaan yang dia lakukan.
“Apa yang kau lakukan, 001?” Tanya pria itu.
“Hm? Apa yang kamu maksud itu aku? Maaf, tapi aku tidak mengenal siapa yang kamu maksudkan” jawab wanita itu dengan ekspresi keheranan.
“Berhentilah berpura-pura! Kau sendiri yang mengekspos keberadaanmu. Dan juga, bisakah kau berhenti mengubah wajah dan suaramu itu?”
“Hmm… memangnya kenapa? Bukankah kalian sudah sering melihatnya? Tapi, kenapa hanya kau sendiri yang datang, 002?” Tanya wanita itu, seseorang yang entah laki-laki atau perempuan yang dipanggil 001 itu, wajahnya yang tadi tersenyum kini berubah menjadi dingin.
“Aku datang untuk meminta maaf padamu atas nama Numbers!” Ujar pria itu yang dipanggil dengan 002.
“......”
“Semua itu adalah kesalahan kami. Padahal kau selalu melindungi kami dalam situasi berbahaya. Tapi, kami sama sekali tidak pernah menolongmu ketika kau berada dalam bahaya dan kami malah meninggalkanmu. Dan, karena kesalahan kami itulah kau dinyatakan mati waktu itu. Tapi, tidak kusangka kalau kau ternyata masih hidup. Karena itulah, aku minta maaf mewakili Numbers yang lain” ucap 002 dengan tulus. Tatapannya y…
Hammer Of Judgment
BAB 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments