Pukul enam pagi, mataku terbuka dari tidur lelap. Aku merasakan udara segar pagi yang menyapa wajahku, mengingatkanku bahwa hari baru telah tiba. Dengan langkah yang masih agak terhuyung-huyung, aku bergerak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Air dingin dari pancuran mandi menyegarkan tubuhku, menghilangkan rasa kantuk yang masih menghantui.
Setelah segar kembali, aku mempersiapkan pakaian seragam sekolahku dengan cermat, memastikan setiap lipatan rapi dan sepatu mengkilap. Aroma wangi parfum menyelimuti diriku. Sambil menikmati sarapan pagi yang disiapkan ibu, aku memeriksa tas sekolah untuk memastikan semua perlengkapan dan buku pelajaran sudah siap.
Pukul tujuh pagi, setelah persiapan pagi yang teliti, aku pun bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Langkahku melangkah ringan di atas trotoar yang masih sepi, sementara sinar matahari pagi mulai menyapa wajahku dengan hangat. Suara gemericik air dari saluran pembuangan menambah kesegaran pagi yang menyertainya.
Di sepanjang perjalanan menuju sekolah, aku melihat aktivitas pagi mulai terjadi di sekitar. Seorang ibu membimbing anak kecil menyeberang jalan, seorang kakek menikmati secangkir kopi di warung pinggir jalan, dan para pekerja mulai berdatangan menuju tempat kerja mereka. Suasana pagi yang riuh namun tenang, penuh dengan kehidupan dan semangat untuk memulai hari baru. Namun, meskipun semangat itu ada di sekelilingku, aku merasa kehilangan semangat untuk menikmati hari baru ini.
Aku menghela nafas. Sudah dua minggu berlalu sejak Alice pindah ke sini. Aku, Nada, dan Reno sudah sepakat untuk mengawasi Alice dan bersikap seolah-olah tidak tahu apa-apa. Namun, aku benar-benar tidak mengerti dengan apa yang ada di pikirannya.
Ketika ada murid perempuan bercerita tentang orang yang mereka sukai, Alice mendengar dan langsung memberitahukan perasaan para siswi itu kepada siswa yang mereka sukai. Kehebohan pun tak terhindarkan, namun dengan cara yang tak terduga, hubungan antara siswa dan siswi itu malah ber…
Hammer Of Judgment
BAB 43
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments