Beberapa menit sebelumnya, dia arah timur.
“Selamat tinggal, Erina! Jadilah tumbal untuk sosok yang agung!” Ujar Ana sambil menyeringai. Tubuhku terjatuh, menyebabkan singa yang tengah makan memperhatikan kehadiranku dengan tatapan tajam yang penuh ancaman.
Belum genap beberapa detik, Ana kemudian pergi meninggalkanku. Aku merasa heran, bertanya-tanya mengapa Ana mendorongku. Namun, ini bukanlah saatnya memikirkan hal itu. Ada yang lebih mendesak dari hal itu.
Dengan cepat, aku mengambil belatiku dan memasang kuda-kuda. Wajahku pucat, panik ketika melihat singa yang menatapku dengan tajam.
Tepat ketika aku berpikir dia akan menerkam, singa itu tiba-tiba membalikkan badannya dan pergi. Aku merasa heran sekaligus lega melihat reaksi tak terduga dari singa tersebut, memberikan sedikit kelegaan dalam situasi yang tegang.
Sangat jelas Ana mencoba untuk membunuhku. Dan juga, apa maksudnya dengan tumbal? Dan siapa yang dia maksud dengan sosok yang agung? Apapun itu, mungkin dia akan mendekati teman-temanku yang lain, aku harus cepat-cepat memberitahu mereka mengenai hal ini.
Aku kemudian menyarungkan kembali belatiku, kembali ke zona aman.
Vin dan Reno seharusnya baik-baik saja, lebih baik aku pergi ke selatan terlebih dahulu, tempat Nada berada.
Tanpa ragu, aku segera memutuskan untuk berlari ke arah selatan menuju tempat Nada berada. Langkahku cepat dan mantap, dengan mata yang fokus pada tujuan yang mendesak. Udara berdesir di sekelilingku, mengiringi langkah-langkah tergesa yang membawaku menuju keberadaan Nada.
Setelah beberapa menit berlari, aku melihat Ana berdiri di dekat pohon, sambil memperhatikan sesuatu dengan serius. Aku penasaran dan menoleh ke arah yang sama, ingin tahu apa yang sedang dilihatnya. Tidak berapa lama kemudian, kejutan besar menyergapku saat melihat Nada dan seorang wanita berdiri di depannya, lalu wanita itu tiba-tiba jatuh terkapar di tanah.
Melihat hal itu, Ana kemudian berlari ke arah Nada, mengeluarkan pisau, dan menusuknya dari belakang.
…
Hammer Of Judgment
BAB 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments