Di arah selatan, Nada bangkit kembali dengan tekad yang membara dan langsung memasang kuda-kuda. Napasnya terengah-engah, tetapi matanya bersinar penuh dengan determinasi yang kuat. Dengan gerakan yang gesit, Nada siap untuk melanjutkan pertarungan dengan semangat yang tak tergoyahkan.
Pertarungan kembali dimulai, dengan Nada melancarkan serangan pertamanya. Dengan kecepatan yang memukau, Nada mengayunkan belati dengan presisi, mencoba menyerang Diana. Namun, Diana dengan tangkas menghindari serangan itu dan membalas dengan pukulan keras dari palu besarnya.
Suara benturan logam kembali terdengar memenuhi udara saat belati dan palu bertabrakan. Setelah beberapa kali bertukar serangan, Nada meningkatkan kecepatan serangannya dan berhasil melukai tangan Diana dengan belatinya, menciptakan luka yang terasa dalam. Namun, sebelum Nada bisa merayakan keberhasilannya, Diana dengan gesit memberikan pukulan telak menggunakan palunya dari samping kiri Nada, mengenai lengannya dengan kekuatan yang membuat Nada terjatuh kembali ke tanah.
Nada meringis kesakitan sambil memegang lengan kirinya, merasakan rasa sakit menusuk dari luka yang baru saja dia dapatkan. Tulangnya terasa retak, dan penglihatannya mulai memudar akibat kepedihan yang melanda tubuhnya.
Namun, Nada menyadari bahwa jika dia pingsan di tempat ini, dia mungkin tidak akan selamat. Dengan tekad yang kuat, Nada menggigit bibirnya hingga mengeluarkan darah, berusaha keras untuk tetap menjaga kesadarannya. Dengan kekuatan yang tersisa, Nada berdiri dengan tubuh yang sempoyongan, dan nafas yang terengah-engah.
Dengan penuh keteguhan, Nada mengambil belatinya menggunakan tangan kanannya yang masih kuat dan mengarahkannya ke arah Diana. Meskipun dalam kondisi yang kritis, Nada tidak menyerah dan tetap siap untuk melanjutkan pertarungan, menunjukkan tekad yang kuat untuk menghadapi tantangan apapun yang ada di depannya.
“Kau ternyata lebih kuat dari yang aku bayangkan, dan juga keras kepala!” Ujar Diana sambil menyeringai.…
Hammer Of Judgment
BAB 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments