Pukul dua belas siang, di kantin perusahaan ternama di negara ini, Albert, CEO perusahaan, sedang makan bersama para pegawainya. Dia dikenal sangat baik, ramah, dan tidak merendahkan orang lain yang berada di bawahnya. Albert makan sambil berbincang-bincang dengan sekretaris dan para bawahannya. Mereka semua makan dengan lahap, tanpa menyadari apa yang sebenarnya mereka makan.
Tiba-tiba, seorang pria mendekati Albert. Dia terlihat gugup saat berbicara, "Bos! Istri saya sudah mau melahirkan, jadi saya ingin meminta cuti selama dua minggu," ucapnya dengan harap-harap cemas.
Albert menatap pria itu dengan penuh perhatian. "Benarkah? Kalau begitu, akan saya izinkan dan saya ucapkan selamat!" ujar Albert dengan senyuman hangat.
Pria itu terlihat sangat senang dan juga terharu dengan kebaikan Albert. “Terima kasih, Bos! Saya akan…” namun sebelum sempat menyelesaikan kalimatnya, tubuh pria itu tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut mengakibatkan darahnya membasahi Albert dan orang-orang di sekitarnya. Teror dan kepanikan melanda semua orang yang menyaksikan kejadian tersebut. Mereka merasa ngeri dan mual, bahkan ada yang sampai muntah.
Belum genap beberapa detik, tubuh para pegawai lainnya juga meledak satu persatu, mengakibatkan kantin dipenuhi dengan darah dan kekacauan yang mengerikan.
“A-apa yang terjadi?” Tanya sekretaris Albert dengan wajah pucat.
“Se-sepertinya ada bom di makan mereka” jawab pegawai yang selamat.
Saat ini hanya ada enam orang termasuk Albert yang selamat. Mereka beruntung karena belum memakan bom yang sudah di letakkan di dalam makanan.
“Wah, wah, wah! Sepertinya ada yang selamat” ujar seorang wanita berambut hitam panjang dengan wajah pucat, berjalan diatas genangan darah sambil memegang sebuah palu di tangannya.
“K-kau kan? Ti-tidak, tidak mungkin… kau seharusnya sudah mati” ucap Albert sambil ketakutan.
“A-apa bos mengenalnya?” Tanya sang sekretaris.
Albert tidak menjawab dia terdiam ketakutan melihat wanita yang ada di hadapannya, tidak perca…
Hammer Of Judgment
BAB 12
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments