Aku secara perlahan membuka mataku, merasakan rasa sakit yang menusuk di bagian belakang kepala. Terikat kuat di kursi yang dingin, mataku membelalak, terkejut melihat Kana juga terikat di hadapanku. Wajahnya memar, air matanya mengalir deras, tubuhnya penuh dengan luka dan darah.
"Ka-kak... to-long... sakit," desis Kana dengan suara lemah, ekspresi kesakitan terpancar jelas dari wajahnya yang pucat. Hatiku berdesir melihat kondisinya yang mengenaskan, dan rasa takut mulai menyusup ke dalam pikiranku.
“Ka-na?” Gumamku dengan wajah pucat.
“Sepertinya itu memberikan tekanan mental yang sangat kuat padamu” ujar seseorang dengan suara yang terasa familiar bagiku.
Aku kemudian menoleh ke arah asal suara itu, belum genap beberapa detik, aku tertegun, tidak percaya dengan apa yang aku lihat. “A..live?” Gumamku.
“Kenapa?” Gumamku pelan. “Kenapa kau melakukan semua ini, Alice?” Teriakku dengan putus asa. “Padahal aku… kami sudah mulai menganggapmu sebagai teman” tambahku dengan nada bergetar.
Itu benar, terlepas kecurigaan kami dalam dua minggu setelah kepindahannya, kami sekarang sudah mulai menerimanya sebagai teman kami. Walaupun hanya seminggu, aku merasa kalau itu sangatlah menyenangkan. Tapi kenapa? Kenapa dia melakukan hal ini.
“Maaf saja, tapi aku tidak pernah menganggap kalian sebagai temanku sedari awal” balas Alice dengan wajah dingin.
Aku kemudian menggertakkan gigi ku, aku merasa sangat marah dan sedih. Marah karena tindakan Alice dan sedih karena mengingat kondisi keluargaku.
“Lalu kenapa… kenapa kau melakukan semua ini? Apa kau memiliki dendam pada kami?” Tanyaku lagi.
“Tidak, tidak ada. Aku hanya menjalankan perintah”
“Perintah?”
“Ya! Perintah untuk membuat semua teman-teman Arvin Maulana jatuh ke dalam keputusasaan!”
Mataku membelalak, menatap Alice dengan tatapan penuh ketidak percayaan.
Apa yang dia katakan? Apa maksudnya itu? Kenapa mereka ingin teman-temannya Arvin putus asa?
“Melihat reaksiku, sepertinya dia tidak memberitahu sama sekali” ucap Alice.
Ad…
Hammer Of Judgment
BAB 45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments
Ayu Wulandari
lanjut kak aduh penasaran masih jd teka teki knp arvin menyiksa org suruhan buat bunuh Isabella dan Isabella juga Nathan bisa kenal dgn Arvin haduh duh kasih clue dong kak
2024-07-24
1