Pukul tujuh pagi, mentari pagi mulai muncul di ufuk timur, menerangi langit dengan warna keemasan yang lembut. Suasana sejuk dan segar menyapa kami di pagi yang cerah. Kami bersiap-siap untuk sarapan setelah malam yang tenang di tengah alam bebas.
Setelah menghidupkan alat panggangan, kami mulai memanggang roti bakar di bawah sinar pagi yang hangat. Kami kemudian berkumpul di sekitar sisa api unggun yang telah mati, menikmati aroma kopi yang harum dan roti bakar yang gurih. Suara burung bernyanyi dan gemerincing air terjun menjadi latar belakang yang menenangkan, menciptakan suasana santai dan damai saat kami menikmati sarapan pagi yang lezat.
Setelah sarapan, kami memutuskan untuk pergi menjelajah sekitar pulau. Langkah kami melintasi hutan belantara yang hijau dan segar, diiringi dengan suara riuh rendah dari sungai yang mengalir di dekatnya. Udara pagi yang segar dan pemandangan alam yang mempesona membuat hati kami penuh kebahagiaan dan kekaguman.
Kami menemukan spot-spot indah seperti hamparan bunga liar yang berwarna-warni dan pohon-pohon rindang yang memberikan teduh. Setiap langkah menjelajah kami membawa keajaiban alam yang baru dan keindahan yang tak terlupakan.
Ketika sinar matahari mencapai puncaknya, kami memutuskan untuk beristirahat sejenak di bawah pohon yang rindang. Di tempat yang sejuk dan teduh itu, kami menikmati makan siang bersama, sambil merasakan angin sepoi-sepoi yang menyegarkan dan meresapi keindahan alam di sekitar kami. Suasana tenang dan damai membuat istirahat kami semakin nyaman dan menyenangkan.
Beberapa menit kemudian, kami telah menghabiskan semua bekal makan siang kami.
“Apa kamu menyewa seluruh pulau ini?” Tanya Arvin pada Nada.
“Eh? Kenapa kamu berpikir seperti itu?” Tanya Nada balik.
“Tidak, hanya saja aku tidak melihat orang lain yang datang kesini”
“Kalau dipikir lagi, ada benarnya juga. Biasanya tempat ini selalu didatangi para turis. Tapi yah, bukankah seperti ini lebih baik?”
“Ya, kamu benar! Kita bisa bebas menikmati tem…
Hammer Of Judgment
BAB 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 55 Episodes
Comments