Raiyan mengeringkan rambutnya menggunakan handuk kecil, sedangkan Eliza masih mengumpulkan nyawa di balik selimutnya dengan mata setengah terpejam. Eliza merentangkan tangannya ke atas dan menguap lebar-lebar. Ia tak sadar Raiyan yang hanya menggunakan sehelai handuk sedang menatapnya lekat.
"Selamat pagi, Istriku." sapa Raiyan dengan senyuman mautnya.
"Eh,pagi." Eliza mengalihkan pandangannya begitu melihat perut Raiyan yang seperti roti sobek
"Kau bangun jam berapa? Ini masih jam enam pagi tapi Kau sudah mandi." tanya Eliza masih tak mau menatap Raiyan yang bertelanjang dada.
"Aku terbiasa bangun Subuh. Tadinya ingin membangunkan mu untuk sholat subuh, tapi tidurmu nyenyak sekali sampai berdengkur segala. Ilermu juga menetes di bantal." Eliza langsung mengelap tepi bibirnya dan memeriksa bantalnya, hanya ada bekas wangi rambutnya di sana, barulah ia sadar kalau Raiyan hanya sedang menggodanya. Eliza cemberut melihat senyum jahil Raiyan.
"Kau mau mandi sendiri atau Aku mandikan?" Raiyan meraih kemeja kasual di lemari nya.
"Kau pikir Aku jenazah? Sampai harus di mandikan segala." Raiyan terkekeh, sepertinya Eliza sudah mulai kebal dengan rayuan-rayuan mautnya.
"Aku akan menunggumu untuk sarapan bersama keluarga ku di bawah." Eliza mengangkat jempolnya. Ia masih saja takjub dengan kamar mandi yang ukurannya tiga kali lebih luas dari kamarnya di rumah Paman Udi.
Setelah selesai mandi Eliza keluar mengenakan handuk kimono putih yang Raiyan berikan, lengkap dengan handuk kecil yang membungkus kepalanya
Raiyan sudah rapi dengan kemeja kasual dan celana kain hitamnya, ia sedang duduk di balkon kamar sambil menyesap sebatang rokok.
Eliza sangat bersyukur Raiyan menunggu di balkon,sepertinya laki-laki itu cukup paham dengan kecanggungan Eliza, jadi Ia sengaja menunggu di luar sembari Eliza memakai pakaiannya.
Eliza masih dengan jubah handuk dan rambut basahnya yang tergerai, kepalanya menyembul dari balik pintu balkon saat rokok Raiyan tinggal setengah.
"Raiy, apa di…
Pemilik Hati Eliza
Bab 7 Sarapan pertama bersama keluarga Raiyan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments