Juwita bangkit dan menghapus air matanya, namun sebelum melangkah keluar dia sempat berbalik.
"Orang yang menanam ilalang tidak mungkin akan memanen padi, dan kau berharap cabe yang kau tanam akan berbuah Chery? Jangan bercanda Surya! Aku tahu takdir selalu lancang, tapi karma tidak akan pernah salah alamat! Kau pikir Tuhan akan setidak adil itu padaku? Dan Kau berharap Tuhan akan memberikan takdir seindah itu untuk orang Setega dirimu? sekarang jangan berharap lebih, selamat menuai hasil perbuatan mu di masa lalu,"
Juwita keluar dengan perasaan lega, ternyata bukan dengan amukan, bukan dengan cacian bahkan dengan menghancurkan barang-barang disekitarnya! dia tidak menyangka hanya dengan hal sederhana ini bisa membuat beban yang menyesakkan di dada seketika berkurang, Juwita mengulas senyum pada menantunya.
"Ayo pulang! Ibu sudah selesai." Juwita memimpin tangan Eliza. "Terimakasih sudah menjadi menantuku, ya? Tuhan begitu adil, setelah badai besar dalam hidupku, dia mengirimkan menantu yang bisa menjadi teman bagiku." Tatapan Juwita sangat jauh berbeda, tatapan hangat dan hidup yang tak pernah Eliza lihat sebelumnya.
"I-iya Bu." jawab Eliza sedikit tergagap.
Setelah nya, Juwita hanya mengisi hari-harinya dengan hal positif, dia tidak membiarkan sedetik pun waktunya terbuang untuk mengingat masa lalunya yang buruk, Juwita semakin sadar kalau dia sangat berharga dan Raiyan perlu ibu yang waras untuk hidup bahagia, mereka harus lebih bahagia dari ketiga manusia itu, dia harus benar-benar menang dengan cara kembali sembuh.
"Ibu sudah tahu bagaimana cara membalas mereka." Juwita membuka bicara saat mereka baru saja melakukan meditasi.
"Bagaimana, Bu?" tanya Eliza lagi.
"Melepaskan! Ibu harus melepaskan semuanya, masa lalu, ingatan buruk, walaupun ibu belum sampai pada tahap memaafkan, ibu akan mencobanya pelan-pelan, ibu rasa perlu mencoba saran mu Eliza, ibu ingin melepaskan semuanya dengan mengucapkan salam terakhir pada mereka, sebelum ibu memulai kehidupan yang b…
Pemilik Hati Eliza
Bab 82 Mengunjungi Penghuni lapas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
partini
ini lagi seru-serunya jangan end dulu papih Ray blm pulang dia blm tau maminya dah jadi wanita keren
2025-03-19
1