Pukul sembilan kurang lima menit keduanya pamit pulang, senyum Lilia mengantarkan kepergian Eliza dan suaminya, mereka bahkan sempat berpelukan sebentar sebelum Eliza masuk ke mobil.
"Terimakasih sudah datang menjenguk Ardini, semoga Kau dan bayimu sehat sampai proses melahirkan nanti, Kau tahu bukan, mama menganggap mu seperti anak sendiri, lima tahun Kau kenal keluarga kami, kalian hanya tidak berjodoh, kalau aku punya dua anak lelaki aku pasti akan memintamu menikah dengan putraku yang satu lagi," ujarnya seakan tidak memperdulikan lirikan tajam Raiyan pada Eliza.
"Syukurnya anak Tante cuma Aizel, bisa jomblo karatan saya tan, kalau Eliza lebih lama traveling bersama pria lain, hehehe," celetuk Raiyan tak terima dengan rencana mamanya Aizel, wanita itu hanya tersenyum ringan.
"Kami pulang dulu, Terimakasih juga jamuannya ma," ucap Eliza mantap, lambaian tangan Lilia mengantarkan mobil Raiyan melaju membelah dinginnya malam.
Di dalam mobil, Raiyan masih penasaran sedekat apa Eliza dengan keluarga Aizel dulunya.
"Kau percaya?" tanya nya tiba-tiba.
"Apanya?" balas Eliza, menjengkelkan hanya dengan dua kata itu membuatnya cukup penasaran.
"Percaya dengan apa yang diucapkan mama Aizel tadi? Kalau dia punya dua putra, akan menikahkan mu dengan putranya yang satu lagi, Kau benar percaya?" cerca Raiyan.
"Tidak, Aku tahu itu hanya basa-basi," jawab Eliza, seketika senyum Raiyan mengembang.
"Apa yang membuatmu tidak percaya? Padahal kalau kulihat tadi, Kau lah yang lebih seperti menantunya, bukan Ardini." Eliza kembali mengingat saat mama Aizel menyuapi dessert box yang creamy padanya sewaktu mereka di ruang tamu, dari dulu Lilia suka dengan anak perempuan, dan dia dulu pernah berharap akan melahirkan anak perempuan, tapi ternyata Tuhan tidak mengizinkannya hamil lagi setelah Aizel hadir diantara mereka, itu lah kenapa Eliza diperlakukan begitu istimewa olehnya selama lima tahun.
"Hei!" Raiyan menjentikkan jari didepan wajah Eliza. "Malah melamun," sambungnya.
"Aku tidak…
Pemilik Hati Eliza
Bab 67 Mama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments