Keesokan harinya, Surya tidak lagi menampakkan batang hidungnya di rumah utama, padahal Juwita sudah menunggunya dari pukul delapan pagi.
"Dia tidak datang?" tanya Juwita pada Eliza yang sedang menyusui bayinya.
"Siapa Bu?" Jawab Eliza, pura-pura tidak mengerti.
"Surya." singkat dan cepat Juwita menyebut nama pria itu.
"Mungkin hari ini tidak datang Bu, aku dengar luka papa lumayan parah, bahkan jarinya harus diamputasi agar lukanya tidak menyebar." jawab Eliza dengan karangan bebasnya. "Pantas saja darah yang keluar kemarin sangat banyak ya Bu." sambung Eliza sambil mengamati raut bersalah di wajah Juwita.
"Apa ibu sudah keterlaluan ya, El?" Juwita duduk di tepi ranjang, berhadapan dengan Eliza yang sedang bersandar di headboard.
"Tidak kok Bu, itu tidak sebanding dengan semua penderitaan ibu dan Raiyan, tapi Eliza pikir, akan lebih baik kalau ibu memulai kehidupan baru dengan memaafkan papa, yah! Walau Eliza tahu pasti sulit, namun setidaknya Eliza senang sekarang ibu sudah berubah, menjadi lebih ekspresif." ucapnya sambil sesekali melihat wajah damai bayi yang hampir tertidur, seakan tidak terganggu sama sekali Dengan perbincangan dua wanita itu.
"Tapi kali ini Ibu bersalah padanya El, dia sampai harus kehilangan jarinya." Eliza terkekeh dalam hati saat umpannya mulai dimakan.
"Ibu, setiap orang melakukan kesalahan, dan ini bukan apa-apa, papa hanya kehilangan satu jari, tidak akan membuatnya mati kok Bu." enteng Eliza mengatakannya.
"Tapi secara tidak langsung ibu sudah menjadi seorang kriminal El, kau yakin ini tidak apa-apa?" Juwita semakin gusar.
"Ingat tujuan ibu memperlakukan papa seperti itu untuk apa, untuk membalas, kan? Seharusnya ibu merasa puas, kenapa sekarang justru ibu yang merasa bersalah?" Juwita tertunduk.
"Sepertinya, karena aku tidak sama seperti mereka yang sudah memperlakukan ku dengan buruk, seharusnya aku tidak memilih jalan ini untuk keluar dari masa lalu." ucapnya dengan sedikit sesal, sesaat Eliza jadi tahu menurun darimana sifat Raiya…
Pemilik Hati Eliza
Bab 81 Kata Mutiara untuk Surya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Almeera
Pak Surya maaf tapi aku cuma bisa bilang kasian sekali, orang yang menanam cabe gak mungkin berbuah Chery kan? 😁
2025-03-18
1
partini
wow keren bnggt Bu Juwita 👍👍👍
menurut ku sih Thor emang luar biasa yg di lakukan Surya kaya iblis kalau gila ya pantas saja segitunya
di dunia nyata ada sih kasus seperti novel anda Thor
sangat"mengerikan
2025-03-18
1