Eliza mengusap sudut mata sebelum Raiyan meneruskan ceritanya.
"Beginilah keadaan ibu setelah orang-orang menganggapnya sudah mati." Raiyan kembali menyerahkan ponselnya pada Eliza, rekaman Juwita sedang mengamuk mengenakan seragam rumah sakit, kemudian beberapa perawat menyuntikkan sesuatu sampai tubuhnya melemah dan tertidur, dan kedatangan seorang pria yang menanyakan kabar Juwita membuat Eliza tak asing dengan wajahnya.
"Dia Om Rizal, yang kemarin datang menjenguk bayi Kita,dia adalah Mantan pacar waktu ibu belum menikah dengan papa, dia yang menyelamatkan ibu dari kebakaran itu."
"Jadi ibumu masih hidup, atau sudah meninggal sebenarnya?" tanya Eliza.
"Ibuku masih hidup, tapi jiwanya terguncang, mentalnya hancur dan hidup dengan status ODGJ, dia di rumah utama sekarang."
"Bukankah Oma dan mama Rania juga disana? Atau mereka sudah menyesali perbuatannya dan hidup akur bersama?" tanya Eliza.
"Ah ya! Aku belum menyelesaikan ceritaku, banyak hal yang terjadi sewaktu kau menghilang kemarin." Raiyan sedikit membetulkan posisi duduknya.
"Papaku menikahi Mama Ardini secara hukum negara dan agama setelah ibuku dinyatakan meninggal dan Rings diambil alih oleh Oma, setelahnya aku bagai anak terbuang dirumah itu, tidak pernah dihiraukan, tidak pernah ditanya bagaimana keadaanku, kalau sakit juga harus mandiri pergi ke klinik sendiri, dan aku memilih pergi dari rumah itu sejak usiaku lima belas tahun, Aku hidup bersama om Rizal, dia memperlakukanku dengan baik, membiayai pendidikanku dan mendukungku mendirikan bengkel pertamaku."
"Apa papa juga memperlakukanmu dengan buruk?" Eliza terenyuh.
"Papa mengabaikanku karena Oma tidak menyukaiku, dia lebih memilih diam daripada harus melihat Oma membentak ku di depan matanya." air mata Eliza sudah lolos kini.
"Kenapa? Bukankah kau darah daging papa? Bukankah kau cucu sah Oma? Kalian terikat oleh hubungan darah." tanya Eliza, Raiyan tertawa samar.
"Saat itu aku masih kecil dan tak mengerti dengan cerita kejam mertua pada menantunya,…
Pemilik Hati Eliza
Bab 76 Benang dalam Eskrim
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
Almeera
selamat menikmati dalam sebuah penyesalan El, tidak semua selalu tentang Kamu, jangan terlalu berharap untuk selalu dimengerti dan dibutuhkan oranglain.
sejatinya berharap pada manusia adalah seni paling menyakitkan
2025-03-15
1