Jika di sana Raiyan baru saja membantu Eliza menormalkan tubuhnya, hal yang kurang lebih sama juga terjadi pada Aizel.
Saat ini Ardini sedang mengoles salep setelah tadi ia mengompres wajah Aizel menggunakan kompres dingin.
"Memangnya kenapa wajahmu sampai jadi begini, hm?" tanya Ardini.
"Bukan urusanmu!" balas Aizel sewot, ia masih kesal karena semua juga berasal dari ulahnya yang mengirimkan video mereka pada Eliza.
"Aw!"Aizel meringis saat Ardini sengaja sedikit menekan bagian memar itu atas jawaban yang di terimanya.
"Kau masih kesal karena sudah memberiku nafkah batin?" tanya nya dengan wajah tanpa beban.
"Kau pikir Aku tidak tahu apa yang Kau lakukan setelah menjebak ku malam itu? Apa Kau benar-benar tak tahu malu ketika mengirimkan video itu pada Eliza?" Ardini menarik sudut bibirnya sedikit lalu mengemasi peralatan yang digunakannya untuk mengobati wajah Aizel.
"Jadi, Dia mengadu padamu?" Aizel mengikuti Ardini yang meletakkan salep ke dalam nakas untuk berbicara face to face dengan wanita itu.
"Dia bahkan mengirimkan screenshot video itu padaku!" ucap Aizel dengan penekanan.
"Oh ya? Aku cukup puas setidaknya wanita itu tahu di mana tempatnya sekarang, dia tak pantas menjadi sainganku." ucap nya angkuh.
"Kenapa Kau terus saja menganggapnya saingan? Padahal dia sama sekali tidak merasa tersaingi olehmu, atau sebenarnya dirimu sendiri yang merasa tersaingi?"
Aizel menyeringai, menghadapi Ardini Tidak perlu banyak mengeluarkan energi, cukup balas ucapannya dengan cara yang menyebalkan, karena Aizel tahu berdebat dengan perempuan ambisius ini tidak akan pernah menang sekalipun dirinya salah.
"Aku? Haha l!! Yang benar saja, wanita udik itu sudah cukup tak tahu diri dengan menjadi istri Raiyan, lalu sekarang dia juga mengganggu rumah tangga kita dengan cara menggoda mu." Ardini melipat tangannya di dada.
"Ardini... Ardini, Bukankah Kau tahu selama ini dia tidak pernah menggodaku? Yang terjadi justru sebaliknya, Aku lah yang tergila-gila padanya sampai sanggup me…
Pemilik Hati Eliza
Bab 31 Mengulangnya di Meja Makan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
partini
nah loh ketagihan
2025-02-15
0