Raiyan mengamati wajah Eliza hampir tak berjarak, menelisik pipi mulus Eliza yang mulai merona, gadis itu tak segalak tadi dan tiba-tiba saja ia tak berani mengeluarkan suara, lebih tepat nyalinya menciut begitu saja.
Raiyan tersenyum kecil saat Eliza memejamkan mata dan bibirnya rapat-rapat. Ia Lalu membuang tatapan ke arah lain.
"Maaf, Aku lupa kalau Kau masih mencintainya, jadi tak mungkin Aku menuntut hak ku sekarang." Raiyan memundurkan langkah dan menaiki anak tangga, meninggalkan Eliza dengan debaran jantungnya yang menggila.
"Apa-apaan dia itu tadi? Sepertinya senang sekali membuat jantung ku berdebar, huh! Kenapa dia terus saja mengungkit hal itu, seperti tidak ada pembicaraan yang lain saja!" gerutu Eliza.
Eliza tidak langsung ke atas melainkan Menonton televisi. Ia mencari saluran yang bisa menaikkan moodnya namun dari tadi dia terus menekan tombol remote karena tak ada yang menarik baginya.
Eliza memilih saluran yang menayangkan FTV, tatapannya kosong dan tak fokus, Eliza hampir saja terlelap saat notifikasi ponselnya berbunyi, Dengan malas ia membukanya.
(Eliza, bagaimana kabarmu?) Eliza mengerutkan kening karena nomor itu tak tersimpan di ponselnya, apalagi pemilik nomor tidak memasang foto profil, namun Eliza tetap membalasnya.
(Baik, ini siapa?)
(Ini Aku, Aizel, Kenapa waktu di rumah sakit Kau menatapku benci? Apa Aku melakukan kesalahan?) Eliza memutar bola matanya.
(Aku mengatakan ini bukan karena Aku masih mencintaimu, tapi karena Aku lelah berhadapan dengan lelaki pembohong sepertimu, Kalau Kau bertanya kenapa Aku menatap benci padamu, banyak alasan yang bisa Kukatakan, yang pertama Aku tak ingin Ardini cemburu lalu bertindak diluar dugaan seperti yang sudah-sudah, dan yang kedua berhenti menggangguku karena Aku sudah tahu Kau lelaki seperti apa! hanya bermulut manis dan munafik!)
Balas Eliza panjang lebar.
(Aku minta maaf atas kejadian yang sudah-sudah, tapi itu semua di luar kendaliku, tapi lelaki bermulut manis dan munafik? Apa maksudmu?)
(Ha…
Pemilik Hati Eliza
Bab 28 Pil atau Vitamin?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments