Seperti permintaan Raiyan, hari ini mereka kembali melakukan maternity shoot sesuai dengan lokasi yang diinginkannya, outdoor di tengah lalang bahkan pose nya juga Raiyan yang mengatur.
Eliza berdiri memegang ujung lalang dengan mata terpejam sementara Raiyan memeluknya dari belakang sambil mengecup pundaknya, Eliza mengenakan dress kembang selutut berbahan rayon.
"Satu, dua tiga!" hitung fotografer yang bernama William.
Nyaman dengan posisinya, membuat Raiyan memejamkan mata sambil menghirup aroma pundak Eliza dalam-dalam.
"Sayang," panggil Eliza.
"Hm," Raiyan masih tersenyum simpul dengan wajah menempel di pundak Eliza.
"Ganti posisi, William sudah memberi kode dari tadi, apa yang Kau lakukan?" Eliza menggoyangkan bahunya sedikit, barulah Raiyan melepaskan pelukannya.
"Maaf, aku nyaman sekali dengan posisi itu," ucapnya. "Baiklah! Sekarang kita berdiri sambil berpegangan tangan." Raiyan mengeluarkan dua foto usg dari sakunya.
"Agak berjauhan, kau pegang ini dan letakkan foto ini di depan Mulutmu, jangan lupa senyum yang manis." Perintahnya lagi.
William segera menangkap gambar mereka dengan pose itu.
"Oke cukup!" ucap Raiyan, menyudahi kegiatan maternity shoot kali ini.
"Kau yakin cukup dengan dua pose itu saja?" tanya Eliza merasa perjuangan nya untuk sampai ke tempat ini sedikit sia-sia.
"Aku tidak fotogenik," ujarnya merendah, padahal siapapun tahu wajahnya begitu menjual apalagi kalau hanya untuk standar calon ayah.
"Dua itu sudah cukup untuk mengabadikan masa kehamilanmu, setidaknya wajah bahagiaku sudah tertangkap kamera." sambungnya lagi.
"Baiklah! terserah mu saja, aku rasa tidak sebanding dengan perjuanganku untuk berjalan dari ujung sana sampai ke sini, dan setelah hanya dua pose tadi aku harus kembali mengarungi lautan lalang ini." Eliza menghela napas, berjalan mendahului Raiyan yang tengah memperhatikan hasil fotonya di kamera William.
"Berapa berat badanmu sekarang?" tanya Raiyan di belakang Eliza.
"Kau tidak sedang berencana akan menggendong ku, ka…
Pemilik Hati Eliza
Bab 65 part 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments