Raiyan yang paham situasi itu segera mengajak Eliza pergi dari rumah sakit, saat berpapasan di pintu,ketiga orang itu menatap pada Eliza dengan tatapan yang berbeda-beda, mama Rania menatap tak suka, Ardini menatap dengan tatapan mengejek sedangkan Aizel menatap dengan perasaan bersalah.
Namun tak ada sapaan atau obrolan di antara mereka, Eliza menggamit tangan Raiyan setelah Ardini dengan begitu jelas menempelkan badannya pada Aizel, seolah ingin memamerkan pada Eliza dirinya sudah berhasil menaklukkan Aizel, padahal Eliza sama sekali tak terpengaruh.
"Kenapa di lepas?" tanya Raiyan setelah mereka jauh dari lorong rumah sakit, sekarang mereka menuju lift.
"Sudah tak ada yang melihat, sepertinya Aku harus sering-sering berkating di depan mereka agar mereka tak lagi mengaitkan Aku dan Aizel." Raiyan hanya mendengus pelan atas jawaban itu, menampilkan raut tak senang, entah kenapa terkadang dirinya ingin di anggap sebagai suami sungguhan oleh Eliza, padahal Raiyan yakin dia sudah cukup profesional dengan tidak melibatkan perasaan pada Eliza.
Sampai di dalam mobil dan saat Raiyan melajukan mobilnya tak ada percakapan yang terjadi, Eliza menopang kepalanya dengan tangan bersandar di jendela, menatap lurus ke depan seolah sedang mencerna sesuatu, alisnya berkerut dan bibir nya sedikit mengerucut.
Sebenarnya Eliza sedang berperang dengan pikirannya sendiri.
'Aku tak ingin Kau menjadi istri Raiyan yang sesungguhnya, cintanya tak setulus cintaku, El.'
'Dia bukan lelaki yang baik untukmu, El.'
'Aku akan mencari bukti tentang kelicikannya,sembari menunggu Aku menemukan bukti, tolong jangan menjauh dariku.'
'perasaan ku padamu tak pernah berubah dari dulu.'
Ucapan-ucapan Aizel terulang lagi dalam ingatannya.
'Cih! Lalu Kau pikir lelaki yang terbaik untukku itu adalah dirimu? Yang dengan buas melampiaskan hasrat pada orang yang hampir membunuhku? Lihat saja setelah ini kalau Kau masih punya muka menatapku'
Omel Eliza pada Aizel dalam benaknya sendiri, namun ekspresi itu membua…
Pemilik Hati Eliza
Bab 26 Bolehkah Aku Meminjam Ponselmu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments