Raffa menatap Arexa dengan bingung dan heran, seolah tak percaya dengan pertanyaan yang baru saja terlontar. Wanita itu, yang telah memiliki seorang anak, malah bertanya tentang hal yang tak pernah ia alami sebelumnya. Sementara Raffa sendiri, meski usianya lebih matang, tak pernah sekalipun menyentuh ranah intim yang ditanyakan itu.
Ia berdehem pelan, mencoba menormalkan suasana. "Seharusnya kamu yang lebih tahu dari saya soal ini, bukan? Meski saya lebih tua, saya bahkan belum pernah punya pengalaman tentang ... proses itu."
Diam Arexa tak memuaskan Raffa. Ia akhirnya menambahkan, setengah bercanda, setengah bingung, "Ya ... ya mungkin rasanya seperti digigit semut."
Arexa mengerutkan dahi. "Berarti ... nggak sakit ya?"
Raffa mengangguk ringan. Tapi ketenangan itu tak bertahan lama. Kalimat Arexa berikutnya menyentaknya lebih dalam. "Apa Tuan tak masalah? Bukankah Anda tidak mau secara alami?"
Helaan napas panjang lolos dari bibir Raffa. Ia tahu kesepakatan telah dibuat. Tak ada jalan mundur. "Kamu tidak mau bayi tabung, bukan? Saya ... sudah terlanjur berjanji. Jadi, ya ... terpaksa." Ucapnya ringan, seolah sedang membicarakan pekerjaan biasa.
Arexa menunduk, menggenggam jemarinya erat-erat, menyembunyikan gemuruh dalam d4danya. "Bisakah saya ... diberi waktu untuk memantapkan hati?"
"Tentu," balas Raffa cepat. "Saya beri kamu waktu sampai ... besok malam."
"Heuh?" Suara Arexa nyaris tersedak udara.
.
.
.
Saat sarapan, kecanggungan menyelimuti antara mereka. Raffa merasa gelisah, entah karena perjanjian yang mereka buat, atau karena wajah Arexa yang terus membayang. Hingga akhirnya, Raffa memilih menyelesaikan sarapannya dengan terburu-buru sebelum pergi ker ruang keluarga.
"Ayah lihat Ci Telong?" tanyanya cemas, wajahnya memelas.
"Mungkin di taman belakang. Coba Mei cari." jawab Raffa, mengalihkan pandangan dari ponselnya.
Meira mengerucutkan bibir. "Belum makan itu Ci Telong. Kalau nda belnapas, Mei belcedih." lirihnya sebelum berlari lagi memanggil si kucing.
…
Rahim Yang Tergadai
Persiapkan Dirimu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Annabelle
pake metode cicak aja 🫣 kalo metode helicopter rasanya itu untuk yg sdh berpengalaman 🙄🙄tapi ya ..kalo sdh di atas ranjang mana bisa berfikir, otak aja rasanya seperti naik mobil yg remnya lagi blong ..sudahlah Rafa gk usah dipikirin yg penting di nikmati saja 🤣🤣 jangan lupa sebelum bertanding minum susu campur telur bebek biar 💪💪💪🤣🤣🤣
2025-09-06
6
RiriChiew🌺
jadi yg dimarahin ini si bambang apa Hendry kok ada 2 tersangka /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
2025-09-07
7
Lanjar Lestari
kelamaan sendiri bang Raffa lurus g pernah main wanita tampan takjir tp sayang cinta nya bertepuk sebelah tangan,cintanya pd sekretaris dlm diam yg tak di ungkapkan jd gagal dia di ambil pria lain,Asisten jg g peka lupa si Bos ada istri juga,istri di ajak tidur 1 ranjang lah Bang Raffa. aku tetap bang Lucas setia.
2025-09-07
3