Pagi itu di ruang makan, suasana terasa sedikit tegang. Meira tampak duduk dengan pipi menggembung kesal. Matanya yang tajam menatap dua orang di hadapannya dengan penuh kecurigaan dan kekesalan yang ditahan. Gadis kecil itu merasa dikhianati. Ia dibebaskan tidur sendiri tadi malam, sementara Ayah dan Bundanya tidur bersama tanpa mengajaknya. Baginya, itu tidak adil. Sangat tidak adil.
"Kenapaaaa, Mei di bialin tidul cendili? Kalau olang culik Mei gimana? Kamal itu becaaaaal, Mei tidul cendili? Kalau cetaaan jeluk pulut culik Mei gimana?" omel Meira dengan wajah cemberut dan suara nyaring khas anak kecil yang sedang kecewa berat.
Ia tidak suka tidur sendiri. Bukan karena manja, tapi karena takut—terutama takut pada hantu. Imajinasi liar anak seusianya memang sering kali menjelma jadi ketakutan yang tak bisa dimengerti oleh orang dewasa.
Arexa melirik gugup pada Raffa, berharap pria itu akan turun tangan membantu menjelaskan. Tapi yang ditatap justru dengan santainya melahap roti panggang tanpa beban. Seolah tak ada badai kecil yang sedang mengamuk di depannya.
Dengan napas berat dan senyum canggung, Arexa mencoba meredakan suasana. "Maaf yah, Bunda semalam ketiduran. Ayah cerita, katanya habis injak bebek. Iya kan, Ayah?" ucapnya, nada suaranya penuh tekanan, matanya menatap tajam pada Raffa, memohon kerja sama.
Raffa hampir tersedak mendengarnya. Ia menatap Arexa dengan ekspresi bingung—kapan ia menginjak bebek? Tapi belum sempat bertanya, kakinya tiba-tiba diinjak diam-diam oleh Arexa di bawah meja. Isyarat yang jelas, ikuti saja alurnya.
"Iyaaaa! Kemarin Ayah injak bebek, terus cerita dan nggak sadar tidur," jawab Raffa sambil meringis menahan sakit, suaranya terdengar dibuat-buat.
Meira terdiam sesaat. Matanya membulat, mulutnya meng4nga kecil. "Benelan? Injak bebek? Kaciaaaan, nanti ibunya belcedih. Ayah nda tanggung jawab? Kata Bunda, halus tanggung jawab kalau calah loh!"
Raffa terlihat bingung dengan logika polos anak itu. "Ya enggak, kan itu bebek. Ayah har…
Rahim Yang Tergadai
Panggilan Dekat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
sleepyhead
Ngomong ninja hatoli kalau kata onty jumi mah
2025-09-07
8
RiriChiew🌺
gak ada perumpamaan lain apaa yaa , nginjek bebek katanya /Facepalm//Facepalm/
nah bnerr rexa makan yg banyak nanti kalau dibulak balik sama Raffa kamu gak patah tulang 🤣🤣 Raffa pen segera melahap tpi riskan dgn bodi mu itu nanti kalau semok kan Raffa mungkin makin nemplok 😅
2025-09-07
7
ken darsihk
Kamu nggak tahu saja Raffa kalau mama nya Meira sedang sakit , kamu pernah lihat kan sewaktu Rexa mimisan
2025-09-07
2