Pagi ini, aroma nasi goreng terc1um hangat dari dapur apartemen milik Raffa. Tak banyak bahan yang tersedia—hanya telur dan nasi sisa malam tadi. Ia belum sempat belanja bahan makanan. Jadilah, pagi ini ia memasak nasi goreng sederhana untuk sarapan mereka.
Di balik meja makan, Arexa hanya duduk diam, memperhatikan gerak-gerik Raffa tanpa sepatah kata pun.
“Kamu suka masak?” tanya Arexa, memecah keheningan yang sedari tadi menggantung di udara.
Raffa menoleh sebentar, menatap wajah Arexa yang teduh namun menyimpan misteri.
“Enggak. Tapi aku bisa masak,” jawabnya singkat. Tangannya masih sibuk mengaduk nasi goreng di atas wajan. “Kadang, aku cuma pengen tinggal sendiri, tanpa siapa pun ganggu. Termasuk ... kurir makanan. Jadi, aku belajar masak. Biar bisa hidup tanpa bergantung sama siapa pun.”
Arexa tersenyum tipis, lalu berkata pelan, “Papaku juga jago masak.”
Raffa mengalihkan pandangannya dari kompor dan menatap Arexa. Tatapan itu tak menuntut, hanya sekadar ingin tahu lebih dalam.
“Boleh aku tahu ... keluargamu seperti apa?” tanyanya hati-hati. Ia sadar, belum banyak yang ia ketahui tentang wanita di depannya ini.
Namun, bukannya menjawab, Arexa justru berdiri dan berjalan ke arah kulkas. Ia membuka pintunya dan mengambil sebotol air es, kemudian meneguknya perlahan.
Raffa mengernyit kesal. “Bukannya udah aku bilang, pagi-pagi jangan minum air es?”
“Hanya sedikit. Rasanya ada yang kurang kalau nggak minum air dingin,” jawab Arexa santai sambil duduk kembali, seolah tak terganggu oleh nada suara Raffa yang mulai naik.
Tak lama, sarapan siap disajikan. Mereka menikmati nasi goreng buatan Raffa dalam diam yang tak terlalu canggung. Sesekali, mereka tertawa mendengar celotehan Meira yang tingkahnya selalu menggemaskan. Suasana hangat itu seolah membungkus pagi mereka. Hingga sebuah dering ponsel memecahkan ketenangan. Layar ponsel Raffa menampilkan kontak Tania.
“Pulanglah ... nanti mereka curiga,” ujar Arexa, pelan tapi tegas.
Raffa mengangguk. Ia bangkit, mengenak…
Rahim Yang Tergadai
Apa Yang Dia Lakukan Disini?!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Aᥣіstɑ.
Arexa ini penuh misteri, apa yang dia lakukan sekarang hanya sebuah topeng. berlindung pada seorang keluarga kaya raya dan ternama, supaya tidak dapat dikenali musuh🤔
Bisa jadi Arexa sudah merencanakan semuanya secara matang2, kadang bingung juga dengan sikap Arexa disatu sisi terlihat polos, menyedihkan. Tapi dia juga punya keahlian menari, Seperti sengaja menarik Raffa, Karena katanya Raffa terpesona karena kecantikan dan Tarian Arexa🤭 mungkin Arexa mau membalaskan dendam pada seseorang, tapi sekarang tujuannya meluluhkan perasaan Raffa dulu. Supaya dia dan Meira ada yang melindungi.
2025-09-09
34
RiriChiew🌺
hayolohh siapa arexa inii? jeng jeng jeng masih menjadi misteri karena Raffa belum tau apa2 tentang kehidupan rexa sudah menyuruh orang tpi belum ada hasil yaa 🤔 ternyata rexa bukan perempuan kaleng2 yaa soalnya rata2 maen biola tuh orang berada . masih jadi teka teki silang sih inii 🤭
2025-09-09
10
Lanjar Lestari
Arexa penuh kejutan nih Arexa dan Meira ada di pesta tempat bang Raffa hadirin eh terkejut kan Bang Raffa sang istri disana dg biola.Bilu yg th msh diam aja.ternyata pas jam 1 mlm Bang Raffa keluar Arga th.
2025-09-09
8