Sejak usia kandungan Arexa menginjak lima bulan, tak ada lagi drama mual yang menyiksa. Ia bahkan bisa makan dengan tenang—walau bukan Raffa yang memasak. Maka dari itu, Raffa pun jadi lebih leluasa dalam menjalani aktivitas hariannya. Tapi tetap, setiap siang ia akan pulang hanya untuk satu hal, membantu sang istri menyuntikkan obat.
Seperti saat ini, Raffa kembali menyuntik istrinya. Ia terkadang merasa sedih melihat memar yang ada di perut dan paha wanita itu.
"Awww," rintih Arexa pelan. Meski sudah sering, entah mengapa rasa sakitnya tetap saja tak biasa.
"Maaf, ya," ucap Raffa lembut, lalu meng3cup pelan kening istrinya.
“Enggak papa,” balas Arexa sambil kembali melahap camilannya, seolah tak terjadi apa-apa.
Raffa kembali menegakkan tubuhnya. Ia duduk di sebelah istrinya dan membuka mulut lebar-lebar dengan ekspresi lucu. Melihat itu, Arexa menyuapi camilannya pada Raffa dengan pelan.
“Nanti malam aku jenguk si Joni, ya,” ucap Raffa sambil mengunyah.
Arexa menggeleng pelan, “Joni marah kalau Kakak jenguk,” jawabnya, yang membuat Raffa mengerutkan kening dalam-dalam.
“Kenapa marah? Memangnya aku salah apa?!” protes Raffa tak terima.
Arexa menghela napas berat. “Joni enggak mau gerak. Tapi semalam, pas Kakak enggak jenguk, dia malah nendang perutku. Pertanda dia bahagia,” ucapnya yang membuat Raffa terng4nga tak percaya.
“Bukan gitu, loh! Dia marah karena enggak aku jenguk! Bukan karena aku jenguk!” balas Raffa dengan mata membulat sebal.
Arexa mengerutkan kening, melahap camilannya sambil berpikir keras. “Enggak deh. Dia tuh marah kalau Kakak jenguk.”
“Dari mana kamu tahu dia marah? Emangnya kamu dengar protesannya dia?” ucap Raffa penuh perlawanan.
Arexa mengangguk mantap. “Ibu dan anak selalu bicara lewat kontak batin. Kalau enggak percaya, tanya aja sama Kak Jingga,” ujarnya yakin.
Raffa mengernyit, menyilangkan tangan di d4da. “Berarti bisa dong si Joni kontak batin sama adik kebanggaanku?”
“Heuh?” Arexa terng4nga tak percaya. Ia sampai tak bisa berkata-kat…
Rahim Yang Tergadai
Perdebatan Karena Si Joni
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
erviana erastus
perasaan ku ibu sambungx Diego mmx meira
2025-09-20
18
sleepyhead
Memei anak pintar, banyak talenta nya, Onty aja bangga punya ponakan kaya Memei, sayang sekali Mamih kamu hanya numpang melahirkan....
padahal bakat bakat anak itu 70 persennya menurun dari orangtuanya...
bisa jadi Mamih kamu juga jago dalam melukis...
wait, jangan bilang Mamih kandung Memei itu Nyonya Raszta Aprilia...
2025-09-20
5
Ani
mana dia tau Tante.. mungkin kalau didepan Diego ,papanya menjadi pap idaman tanpa cela.. kan banyak orang tua yang seperti itu...
Atau ada kemungkinan papa nya Diego sebelumnya meminum obat kuat kan bisa memicu serangan jantung jika di konsumsi berlebihan...
masih panjang misteri masa lalunya Arexa
2025-09-20
5