Arexa memandang ke jendela luar taksi yang ia tumpangi. Tangannya perlahan mengelus perutnya yang masih rata. Ada getar yang sulit ia pahami, seakan hatinya belum siap menerima kenyataan bahwa ia sedang mengandung.
Dirinya masih tak menyangka, jika kini ada kehidupan kecil yang sedang tumbuh dalam rahimnya. Sungguh, ia tak percaya. Tubuhnya kini bukan lagi hanya miliknya sendiri, tapi menjadi rumah bagi calon buah hatinya—sesuatu yang telah lama ia tunggu dengan harap dan waswas. Sesuatu, yang menjadi pertanda bahwa sebuah kesepakatan telah berlanjut hingga kelahiran bayi itu nanti.
“Dia sudah bersamaku selama enam minggu … dan aku tidak menyadarinya.” batin Arexa. Antara bahagia dan sedih, dua perasaan itu bergejolak dalam dirinya saat ini.
Ada perasaan berbeda kini. Ada geliat aneh yang menyentuh hatinya sejak ia tahu, di dalam rahimnya, tumbuh calon daraah dagingnya. Sebelumnya, ia sempat berpikir menyerahkan bayi ini kepada Raffa sebagai bentuk pelunasan hutangnya. Tapi sekarang … hatinya mulai menolak.
"Jika aku meninggalkan bayi ini … apa bedanya aku dengan Ibu Meira? Aku akan meninggalkan bayiku, membiarkannya tumbuh besar tanpa seorang ibu. Sementara aku merawat Meira dengan seluruh kemampuan yang aku punya. Aku tak mau menyerahkan Meira pada orang lain. Aku seorang ibu ... bagaimana bisa aku memberikan bayi ini pada keluarga Mahendra?" batinnya berkecamuk hebat.
Sesampainya di rumah, Arexa turun dari mobil setelah membayarnya. Kakinya melangkah dengan ragu menuju rumah Raffa—rumah yang menjadi tempat bernaungnya selama beberapa bulan ini.
“Bundaaaa!”
Arexa menghentikan langkahnya, matanya berkaca-kaca saat menyambut Meira yang berlari memeluknya erat. Suara merdu itu … panggilan bunda yang selalu menggetarkan hatinya, keluar dari bibir kecil Meira yang manis. Meira memang bukan daraah dagingnya, tapi ia tak pernah punya niat meninggalkan gadis kecil itu bersama orang lain.
“Mei sudah makan?” tanya Arexa dengan suara lembut dan nada yang nyaris pecah.
“Cudaa…
Rahim Yang Tergadai
Kebimbangan Arexa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
sleepyhead
exactly...so what are you waiting for
get out from there as soon as possible
2025-09-13
12
Annabelle
perang dunia Telong 🫢🤣🤣🤣mesti Raffa cemburu kenapa Rexa sdh hamil dia malah gk tau. tapi beneran memang Rexa patut bawa lari bayinya mana ada seorang ibu meninggalkan bayinya ke seorang pria yg hidup masih dalam bayang2 mantannya ....kalo Tania tau aku yakin dia akan membantu Rexa memberi pelajaran Raffa biar dia tau bagaimama rasa Arti sebuah kehilangan 😝🫣🤣
2025-09-13
20
Rosy
pas tiba di rumah,Arexa dan Mei Mei sudah tidak ada,kamar terlarang terbuka dan di meja kamar ada kartu yg bernilai dua ratus juta..udah kebayang kan gimana reaksi Raffa yg katanya tak pernah membuka hati untuk wanita tapi sekarang jadi kelimpungan saat di tinggal Arexa
mamam tuh gengsi dan kenangan masa lalu..lihat tato nama aja udah bikin greget apalagi lihat foto wanita lain satu kamar penuh..aku dukung kamu Rexa..semoga nanti kamu ketemu sama mama Tania atau Jingga,biarin aja Raffa kayak orang gil4 🤣 🤣✌️✌️
2025-09-13
3