Jingga memandangi Arexa dengan tatapan lekat. Ia masih tak percaya jika wanita yang bahkan jauh lebih muda darinya ternyata adalah kakak iparnya. Hatinya masih terasa campur aduk, terutama setelah tahu bahwa Raffa benar-benar menikah meski sempat mengalami masa kelam. Jingga merasa terharu. Ia meraih tangan Arexa, menggenggamnya dengan lembut dan penuh makna.
“Terima kasih … sudah mau menikah dengan Kakakku,” ucap Jingga dengan hati yang tulus.
Arexa tersenyum kecil, namun senyumnya menyimpan kepedihan. “Tapi … perceraian kami sebentar lagi.”
“Eeeeh? Sebentar lagi apa? Mama kan udah bilang, nggak ada perceraian! Raffa itu lemooot soal perasaan. Dulu dia memang mencintai wanita bernama Sienna, tapi karena lemooot, keduluan sama orang lain. Mama yakin, kali ini pun dia merasa cinta sama kamu, tapi yaaa … lemooot,” seru Tania tak terima saat menantunya membicarakan tentang perceraian. Ia tak ingin rumah tangga putranya kandas.
“Benar apa yang dikatakan Mama,” timpal Jingga. “Sebenarnya Kak Raffa sudah mencintaimu. Kalau kamu nggak percaya, kita buktikan saja. Saat ini, dia pasti kelimpungan mencarimu. Jika dia tidak mencintaimu … dia tidak akan mencarimu,” ucap Jingga kembali, mencoba menguatkan.
Arexa diam. Entahlah, harus percaya atau tidak. Di satu sisi, ia yakin Raffa mencarinya hanya karena bayi yang ada di dalam kandungannya. Tanpa bayi itu, mana mungkin Raffa akan repot-repot mencarinya?
Melihat keraguan itu, Tania ikut meraih tangan Arexa dan menggenggamnya pelan.
“Kamu ragu, bukan?” tanyanya lembut. “Dari Raffa menolak bercerai denganmu saja, itu bukti kalau dia takut kehilanganmu. Lihat nanti yah, Mama akan tegasin padanya. Kalau dia tetap kekeuh sama masa lalunya, Mama nggak segan-segan menghapusnya dari kartu keluarga. Kamu tenang saja.”
Arexa mengerjapkan matanya, tak menyangka jika Tania akan mengatakan hal seberani itu. Padahal Raffa adalah putra kandungnya, tapi ia malah membela menantunya. Sungguh hal yang hangat dan aneh dalam satu waktu.
Tatapan ket…
Rahim Yang Tergadai
Setelah Ini, Istriku Kembali Kan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
jumirah slavina
kamu teman IpilUpil kan
MeiMei : hhuuuuaaaaaaa
Arek : Jumiiiiiiiiiii
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2025-09-15
10
RiriChiew🌺
gegedug na makkk taniaa 🤣🤣🤣
kak Ra juga sedikit typo tdi kok raniaa yaa 🤭
2025-09-15
8
Sukhana Ana lestari
Good papa Bekti.. emang anakmu plinplan pa... udah di rujak aja dia pa..
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2025-09-15
4