"Nda begituuu teman jaljiiiit, begini calanya. Ceteleees kucingnya itu!"
"Cebentaaaal payung cindelelaaa, celewet kali dali tadi cepelti kodoook beltelol!"
Arexa menatap Meira dan Biru yang sedang bermain bersama. Senyum lembut tersungging di wajahnya, melihat keduanya berdebat kecil dengan bahasa caadel mereka yang lucu. Dunia anak-anak memang selalu membawa ketenangan tersendiri. Namun, momen damai itu seketika berubah ketika Raffa duduk di sampingnya.
"Kakak enggak berangkat ke kantor?" tanyanya heran. Mata Arexa melirik jam dinding, sudah pukul sebelas pagi—waktu yang seharusnya dipenuhi rapat dan pekerjaan kantor.
“Bentar lah, aku masih males,” jawab Raffa santai, sambil menyandarkan punggungnya lebih dalam ke sofa.
Tanpa peringatan, Raffa merebahkan kepalanya di pangkuan Arexa. Tubuh wanita itu menegang, tak menyangka akan ada kedekatan fisik seperti itu. Tapi ketika melihat wajah Raffa yang memejamkan mata dengan lelah, hatinya luluh. Perlahan, dengan tangan yang masih ragu, ia membelai rambut pria itu dengan lembut. Dia tak tahu pasti mengapa melakukannya, yang jelas, ada suara dalam hatinya yang seolah menuntunnya.
“Pekerjaanku sangat melelahkan,” gumam Raffa lirih, nyaris tak terdengar.
“Kakak selalu sibuk bekerja, cobalah untuk meliburkan diri,” ucap Arexa, lirih namun tulus.
“Aku akan ambil libur … saat kita proses buat bayi,” balas Raffa tanpa nada bercanda.
Arexa terdiam. Hatinya terhenti sejenak, seperti tak tahu bagaimana harus meresponsnya. Tiba-tiba, Raffa membuka matanya dan menatap wajah Arexa dari bawah. Tatapannya dalam, seolah ingin menyelami isi hati wanita itu. “Apa setelah datang bulanmu selesai, kamu sudah siap?”
Arexa tersenyum tipis, meski hatinya terasa rumit. Ia menatap wajah Raffa penuh perasaan, “Dia ingin secepatnya aku memberikannya anak agar kesepakatan kita segera berakhir. Sangat tidak sabar … apa aku dan Meira sangat merepotkannya?” batinnya.
“Hey, kenapa melamun?” tanya Raffa, mengganggu lamunannya.
Arexa kembali tersadar. Ia…
Rahim Yang Tergadai
Mulai Tak Terbiasa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
jumirah slavina
"d'sebelah gak ada yg bisa Aku gr3p3²" batin Rapa
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2025-09-09
10
Aᥣіstɑ.
Kalau tidur jangan lupa baca doa mei2, takutnya mimpi dikejar bab! ngepettt😂🤣
Arexa sepertinya punya trauma, Tapi masih beruntung dia bertemu dengan Raffa. Walaupun katanya kejam dalam hal berbisnis, Tapi dia sekarang tetap sabar sampai Rexa siap mengandung anaknya.
Masih nyimak aku, belum paham sama latar belakangnya Arexa. Kalau Raffa jelas yang dia inginkan hanya seorang anak, Untuk memenuhi keinginan Orang tuanya. Dan tanpa sadari Raffa mulai nyaman saat bersama Arexa, Padahal dirumahnya ramai dengan kehangatan keluarga tapi tetap terasa ada yang kurang. Apa secepat itu Raffa jatuh cinta, atau Arexa hanya sekedar persinggahan.
Rasanya Arexa dan Raffa seperti sudah terikat sejak lama, tapi entahlah. 🤭😂
2025-09-09
31
~Ni Inda~
Baru 1 malam kan
Gmn 2 pekan
Aku sumpahin kamu tersiksa lahir batin & terpaksa bawa Arexa & Meira balik k rmhmu & mengenalkannya sbg istri & anakmu di hadapan keluargamu
2025-09-09
8