Sebulan telah berlalu. Tak ada perkembangan berarti dalam hubungan Arexa dan Raffa. Namun, keduanya mulai tampak terbiasa satu sama lain. Setiap pagi mereka sarapan bersama, walau sesekali dalam diam. Terlebih, belakangan ini Raffa begitu sibuk di kantornya. Ia jarang pulang lebih awal. Bahkan, ketika pulang pun, Arexa dan Meira sudah terlelap.
Namun, malam ini berbeda. Raffa pulang lebih cepat dari biasanya. Arexa yang baru saja menidurkan Meira terkejut melihat kedatangan pria itu. Padahal masih pukul sembilan malam. Kenapa Raffa sudah di rumah? Biasanya, pria itu akan tiba paling cepat pukul sebelas malam.
"Eh? Tumben pulang jam segini?" tanya Arexa heran, menutup pintu kamar dengan pelan agar tak membangunkan Meira.
Pandangan Raffa jatuh pada gelas yang ada di tangan Arexa. "Jangan minum es, sekarang sedang hujan."
Arexa menggeleng. "Ini air hangat, perutku agak nggak enak."
Wajah Raffa berubah. Pandangannya jatuh ke arah perut Arexa. “Apa ... bayinya sudah ada?”
“Bayi apa? Aku lagi datang bulan, Kak.”
“Hah? Kok bisa?!” Raffa memekik kaget, ekspresinya seperti baru saja mendengar kabar itu. “Malam itu kan aku ... melakukannya berkali-kali. Kok belum jadi juga?”
Arexa mengangkat kedua bahunya. “Mungkin ... jamur Kakak udah kadaluarsa.”
Raffa mematung, matanya terbelalak sempurna. Seakan-akan tak percaya dengan ucapan yang baru saja ia dengar. Ia menatap Arexa dengan ekspresi yang sulit dijelaskan.
“Enggak mungkin. Besok kita ke rumah sakit. Kita temui Tante Isabel. Tanya kenapa kamu belum hamil. Nggak mungkin adik kesayanganku udah kadaluarsa. Aneh-aneh aja kamu,” ucap Raffa sambil berlalu, meninggalkan Arexa yang hanya bisa diam sambil memikirkan banyak hal.
“Semua itu kan ada masanya, bisa jadi memang udah lewat masanya,” gumam Arexa, lalu berjalan pelan ke dapur untuk mengambil air hangat.
Perutnya memang terasa sedikit nyeri. Ia mencoba menahannya. Tapi belum sampai ke dapur, ia berhenti di tengah jalan. Kakinya melemas. Ia terduduk, lalu berj0ngk0k, memeluk…
Rahim Yang Tergadai
Aku Kira Cukup Sekali
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
indrie_💖
besok rexa sdh selesai dtg tamu gaskeun ngadon rafaa..ish..bisa2nya cm sekali bikin apa gak pengen lg? kirain bakalan ketagihan hahaha..malah takut pusaka mu nyundul bayi dlm kandungan arexa..mana ada woyyy😁
2025-09-11
10
indrie_💖
setuju tante isabel gantung sj itu keponakan nakal mu di pohon pisang eeh tp nanggung di pohon kelapa sj tan wkwkwkwk..enak kali sekali goal jd butuh proses kali rafaa yaelah.. CEO satu ini gak pinter2 deh 😁🤦
2025-09-11
8
RiriChiew🌺
cetekk banget pemikiran kamu itu Raffa , sebelum niat punya bayi lebih baik searching dulu dehh apa yg hrus diperbuat yakalii sekali langsung tokcerr, laki2 gak bakalan tahan pastii merengut ituu 🤭🤣
2025-09-11
8