Hakim menarik napas panjang. Suara bisik-bisik memenuhi ruang sidang, tetapi segera hilang begitu palu diketukkan tiga kali. “Diam. Ruang sidang ini harus tenang.”
Matanya menatap Calista tajam, lalu bergeser ke Arexa, lalu ke jaksa. “Pernyataan Ibu Calista barusan adalah pengakuan tindak pidana berat. Oleh karena itu pengadilan akan memerintahkan penyelidikan lanjutan.” Ia berhenti sejenak, memberi waktu bagi setiap kata yang diucapkannya untuk meresap.
“Sehubungan dengan pengakuan tersebut, serta bukti-bukti dan kesaksian yang muncul di persidangan hari ini,” suara hakim meninggi, “Maka pengadilan memutuskan untuk menangguhkan sementara tuntutan terhadap terdakwa Arexa Mahendra sampai proses penyidikan baru terhadap Ibu Calista selesai.”
Ruangan gemuruh. Beberapa wartawan yang hadir segera menyalakan kamera, kilatan lampu menyambar wajah-wajah tegang. Arexa menutup mulutnya dengan kedua tangan, nyaris tak percaya.
Hakim kembali berbicara, kali ini lebih tegas, “Untuk Ibu Calista, sesuai prosedur, Anda saat ini kami tetapkan sebagai tersangka dan akan ditahan sementara. Hak-hak Anda akan dijelaskan oleh pihak kepolisian. Anda berhak mendapatkan penasihat hukum.”
Calista mengangguk kecil, wajahnya tetap tenang, meski kedua tangannya gemetar. “Saya siap menghadapi apa pun, Yang Mulia. Tapi ... saya tak pernah menyesal dengan apa yang saya lakukan.” Ucapnya dengan tegas.
Hakim menatap berkeliling ruang sidang, lalu berkata, “Sidang ditunda sampai pemberitahuan berikutnya. Semua pihak diharap bersiap untuk pemeriksaan lanjutan."
Palu jatuh. Tiga kali ketukan menggema seperti guntur. Semua orang berdiri, Jaksa-jaksa menunduk, wajah Diego penuh kemarahan bercampur kebingungan. Devon menahan napas lega. Arexa menatap Calista lama, antara marah, lega, dan iba bercampur jadi satu.
Calista tersenyum tipis pada Arexa. “Maafkan aku …,” bisiknya pelan sebelum petugas menggiringnya keluar ruang sidang.
Karena hal itu, Arexa di izinkan untuk pulang. Namun, dirinya belum mendapat…
Rahim Yang Tergadai
Rasa Kecewa Diego
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
Rani R.i
nahhh kannn kannn,,Ayah mu memang tidak ggl sebagai Ayah,,akan tetapi dia ggl sebagai suami,,,,nah ternyata ayah yg bagi mu selama ini ternyata dia yg membunuh ibu kandung mu sendiri,,,asal kamu tahu Diego kebaikan nya terhadap mu,,untuk menutupi rasa bersalah nya terhadap ibu mu yg sudah dia habisi...agar suatu saat kamu mengetahui nya dan kamu tidak membenci nya itu alasan ayah mu...
2025-09-27
3
~Ni Inda~
Siapakah wanita ini?
Jd korban lah dia krn kemelut si Diego
Dan Diego...kau pun bakal ditangkap krn menabrak seseorang...palagi sampai mati
Hazab lah kau...reunian sm ibu tirimu d penjara
2025-09-26
6
jumirah slavina
ya ampunnnnnn Otorrrrrrrrrrr...
jan smp meninggoy ya yg d'tabrak Diogy... sudah jatuh tertimpa tangga pula dia...
apa jan jangan jodoh s' Diogy ya wanita yang d'tabrak...
hhuuuuaaaaaaa kebahagiaan juga menghampiri'mu Diogy...
2025-09-27
7