"Kak turunkan! Turunkaaaan!”
Teriakan Arexa menggema di sepanjang koridor, namun Raffa sama sekali tidak mengindahkannya. Pria itu tetap melangkah mantap, menggendong tubuh istrinya di pundaknya seolah tak membawa beban. Ia berjalan cepat menuju unit apartemennya, tanpa sedikit pun menunjukkan rasa bersalah.
Dengan satu tangan, Raffa membuka pintu unitnya. Pemandangan pertama yang menyambut mereka adalah Meira, gadis kecil dengan wajah polos yang tengah duduk di lantai sambil menyuapi seekor kucing. Namun yang membuat Raffa terng4nga bukan hanya itu—wajah si kucing sudah cemong, belepotan susu bubuk. Meira tampak menikmati kegiatannya, tanpa sadar menjadi tontonan dua pasang mata yang baru datang.
“Meira, apa yang Mei lakukan?” tanya Raffa, heran. Arexa mencoba menoleh, tapi posisi tubuhnya menyulitkan.
Meira bangkit berdiri, masih menggendong kucingnya yang memasang ekspresi sinis seolah berkata: “Aku tidak minta disuapi begini, dasar manusia.”
Gadis kecil itu memandangi Raffa dan Arexa secara bergantian, matanya bulat dan terlihat jujur.
“Kucingnya lapal, Mei nda tahu tenpat makannya dimana. Jadi Mei kacihkan dia cucu Mei yang di dapul. Mei nda ngelti macak aeeel, jadi Mei cuapkan bial nda kelapelan ci Telong,” jelas Meira sambil mengelus kepala kucing malang itu.
Raffa hanya bisa menghela napas panjang. Ia berjalan ke kamar dan meletakkan Arexa di ranjang dengan hati-hati, namun pria itu menahan tubuhnya di atas wanita itu dengan satu tangan pada sisi ranjang, membuat Arexa terpaksa menatapnya dari jarak yang amat dekat.
“Dengar baik-baik. Tunggu hukumanmu.” katanya pelan, namun tegas. Setelah itu, ia bangkit, keluar dari kamar, dan mengunci pintu.
Raffa kembali ke ruang tengah dan menatap Meira. “Mei, ayo mandi. Nanti Om Henry akan datang dan mengajakmu berbelanja makanan,” ujarnya lembut.
“Jajan?” tanya Meira dengan mata berbinar.
“Ya, ayo.” Raffa menggandeng tangan Meira dan membawanya ke kamar mandi. Di depan pintu, ia bertanya lembut, penuh pertimbangan.
“Me…
Rahim Yang Tergadai
Hukuman Untuk Istri Kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 102 Episodes
Comments
SasSya
agak heran juga iniiiii
Arexa pergi ninggalin Meira sendirian????
2025-09-09
22
RiriChiew🌺
sakarepmu lahh rafaaa ya kali ada yg mau di anu Ampe mati , emang mau 3 hari 3 malam kamu ngadon nya yaa itu mah iyaa , ini sekali aja belum tentu bisa yekan 🤭🤣🤣
2025-09-09
12
Irma Juniarti
punya majikan kok giniamat ya,telcikcanaaa dili ini,oh teloongg... teloongg 🤣🤣🤣🤣🤣
2025-09-09
13