Pabrik Gula

Rajasa, 1968

Tidak ada delman yang bisa membawa pulang Darman malam ini. Dia harus berjalan kaki sambil membawa karung. Dia mengumpat sambil terus menyeret barang-barangnya. Keringat terus mengalir walaupun sepoi angin malam menerpa. Dia harus meninggalkan desa yang dikunjunginya dan sampai di desanya kembali sebelum matahari terbit.

Perjalanan jauhnya membuahkan hasil. Sebelum para pekerja datang pada dini hari, Darman sudah datang terlebih dahulu dengan napas tersengal-sengal. Dia berdiri di depan bangunan besar berwarna putih. Bangunan itu dikelilingi pagar bertembok yang tingginya melebihi orang dewasa. Dia bersandar terlebih dahulu di pintu gerbang untuk beristirahat. Namun, dia juga tak ingin berlama-lama menikmati istirahatnya. Dia langsung membuka gerbang dan masuk ke pabriknya. Melewati pekarangan yang ditumbuhi rumput lalu sampai di pintu utama. Suasana gelap dan lembap menyambut kedatangannya.

Di bagian dalam pabrik tepat samping kiri pintu utama, meja bertaplak merah sudah menunggu majikannya. Tanpa merasa jijik, Darman mengeluarkan barang-barang dari karung. Bukan barang-barang biasa, melainkan kepala anak-anak. Tepatnya berjumlah tiga belas kepala anak-anak yang Darman keluarkan dari dalam karung. Beberapa kepala mereka bahkan dalam keadaan tak utuh lagi. Ada yang membusuk, ada yang salah satunya matanya menghilang, ada yang melotot, bahkan ada yang dalam keadaan mulut menganga. Lalat-lalat beterbangan menghinggapi kepala-kepala itu, bau busuk menusuk hidung pun tak dapat dielakkan. Darman langsung menata kepala-kepala itu bak toples kue yang disuguhkan kepada tamunya di atas meja. Sebelum akhirnya dia bersila dan melakukan ritualnya.

"Terimalah, Nyi!" ujar Darman sambil memejamkan mata, menikmati hasil jerih payahnya selama satu tahun satu bulan. Sebuah asap muncul dari balik meja, berputar perlahan kemudian semakin cepat. Asap itu melewati kepala-kepala yang berada di meja, dari satu sisi ke sisi lainnya. Dalam sekejap, tumbal-tumbal itu menghilang t…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!